Tanggapan Ketua Dewan Kota Malang atas Masalah Kompensasi RSU BEIMEDIKA ke Masyarakat

Kota Malang, blok-A.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, S.E , menanggapi atas kompensasi RSU BRIMEDIKA terhadap masyarakat Jl. Panjahitan.

Dari pemberitaan sebelumnya terkait kompensasi dari RSU BRIMEDIKA untuk masyarakat yang terkena dampak pembangunan, Made memberi tanggapan akan hal tersebut.

Pihaknya mengatakan telah menyampaikan kepada RSU BRIMEDIKA, terkait urusan dengan masyarakat agar segera diselesaikan.

“Saya sudah menyampaikan, tolong urusan dengan masyarakat sekitar diselesaikan,” ucap Made.

Selanjutnya, pihak RSU BRIMEDIKA memberikan tanggapan, bahwasanya dalam urusan kompensasi masyarakat termasuk dalam tanggungan resistensi pihak ketiga yang melakukan pengerjaan.

“Beliau menyampaikan rumah sakit masih ada resistensi dengan pihak ketiga yang mengerjakan, itu tanggung jawab pihak ketiga terkait kerusakan kerusakan,” jelasnya.

Made juga menambahkan, RSU BRIMEDIKA juga mengatakan jika ada keluhan warga agar tetap disampaikan agar pihak RSU dapat menindaklanjuti hal tersebut ke pihak ketiga.

“Malah mereka menyampaikan, kalau ada keluhan warga tampung saja pak ke dewan dan bisa konfirmasikan ke kami biar kami yang mendindak lanjuti untuk kepihak ketiga, beliau juga mengatakan agar segera menyelesaikan tanggung jawabnya kepada pihak ketiga,” jelas Made.

Kali ini Made juga menyinggung terkait kontributor tenanga kerja yang dijanjikan oleh pihak RSU BRIMEDIKA, pihaknya mengatakan terkait rekrutmen akan ada kualifikasinya masing masing.

“Terkait kontributor tenanga kerja juga sudah kami sampaikan, ya tergantung masyarakat kalau memang memenuhi kualifikasi, kalau ada masyarakat sekitar situ punya badan hukum bisa mengelolah parkirnya monggo, itu kan bisa menjadi penilaian juga, kan gak mungkin kalau di perawat tidak ada kualifikasinya,” jelas Made.

Untuk melakukan sidak langsung ke RSU BRIMEDIKA, Made mengatakan hal tersebut akan dilakukan oleh Komisi D dalam waktu dekat.

Made juga berharap, untuk RSU BRIMEDIKA segera mengurus akses BPJS karena hingga saat ini RSU BRIMEDIKA hanya menyediakan akses untuk pasien umum.

“Kita mendorong mereka untuk bisa BPJS, karena kan dari awal belum bisa. Tapi emng untuk itu butuh proses, tetapi pihaknya menargetkan awal tahun untuk BPJS,” ungkap Made.

Diakhir, Made juga berharap agar pihak RSU BRIMEDIKA melakukan kerja sama dengan RT dan RW setempat untuk pengobatan warga kurang mampu di wilayah RSU dan pengurusan BPJS seperti janjinya yang akan berlaku di awal tahun 2023.

“Kita harapkan mereka ada kebijakan internal untuk bisa menerima warga tidak mampu sekitar, kerja sama MoU lah dengan RT/RW kemudian segera mengurus BPJS karna Kota Malang kan sudah UHC,” tutupnya (mg2/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.