Kota Malang, Blok-A.com – Plt. Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto buka suara terkait kemacetan parah di Jalan Raya Tlogomas Kota Malang, Sabtu (18/06/2022) kemarin.
Menurut Handi, kemacetan di Jalan Raya Tlogomas tersebut tidak terjadi sepanjang waktu. Kemacetan tersebut hanya terjadi saat akhir pekan saja dan di jam tertentu.
“Jadi masih dalam batas kewajaran (kemacetan itu),” ujarnya ke Blok-A.com, Minggu (19/06/2022).
Handi menambahkan, kemacetan saat akhir pekan sebenarnya tidak hanya terjadi di Jalan Raya Tlogomas dan juga pertigaan jembatan Tunggulmas. Namun rata di sejumlah ruas jalan di Kota Malang.
“Tidak hanya Tunggulmas saja tapi hampir semua ruas jalan terjadi peningkatan volume kendaraan dari luar kota yang masuk Kota Malang,” imbuhnya.
Dia mencontohkan, ruas-ruas jalan yang kerap kali terjadi kemacetan saat akhir pekan ialah jalan pintu masuk Kota Malang dari Exit Tol Singosari hingga pusat Kota Malang, Exit Tol Madyopuro, sepanjang Jalan Panji Suroso sampai Gadang. “Dan seputaran Sukun,” imbuhnya.
Solusinya, kata Handi, dia sudah memasang beberapa teknologi di sana untuk mengurai kemacetan. Dijelaskannya teknologi itu adalah ITS (Intelligent Transport System) atau ATCS (Area Traffic Control System).
Cara kerja ATCS sendiri, Handi menjelaskan, akan ada sinyal infrared jika terjadi penumpukan kendaraan di ruas-ruas jalan tersebut.
“Dan deteksi dari infrared itu akan mendeteksi mana ruas yang padat dan tidak. Durasi lampu lalu lintas nanti menyesuaikan sesuai kepadatan kendaraan dan dibantu dengan petugas untuk mengurai,” ujarnya.
Handi juga menjelaskan, khusus untuk di Pertigaan Tunggulmas nantinya akan menjadi fokus pemasangan ATCS. Akan terpasang ATCS dinamis. Dishub Kota Malang akan bekerjasama dengan Dishub Provinsi Jawa Timur terkait pemasangan ATCS dinamis ini.
Nantinya saat dipasang ATCS dinamis, Traffic Light di Tunggulmas akan bekerja secara otomatis sesuai dengan volume kendaraan yang berlalu-lalang.
“Sensor di ATCS Dinamjs akan menangkap pergerakan kendaraan yang ada di lokasi sehingga saat kosong bisa saja hanya nyala 10 detik. Tapi saat antrean panjang bisa nyala (lampu hijau) 90 detik itu sudah otomatis karena dinamis,” jelas Kepala Bapenda Kota Malang ini.
Ketika terpasang ini, petugas Dishub Kota Malang tidak perlu lagi mengurai dan mengatur arus lalu lintas di Pertigaan Tunggulmas.
“ATCS dinamis itu akan bekerja secara otomatis. Jadi tidak perlu dipantau petugas karena otomatis tertata rapi,” tuturnya.
Sebagai informasi, Sabtu (18/06/2022) kemarin kemacetan terjadi di sepanjang Jalan Raya Tlogomas. Sejumlah kendaran roda empat pun nampak merayap untuk melaju ke arah utara. Sementara sebaliknya kendaraan yang mengarah ke Dinoyo cukup lengang. (bob)










Balas
Lihat komentar