Zlatan Ibrahimovic Jadi Korban Rasisme di Serbia

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic - Foto: twitter @ibra_official

BLOK-A – Pemain senior AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, mendapat perlakuan rasis kala menemani timnya bertamu ke Crvena Zvezda. Sejumlah oknum meneriaki Ibra dengan ujaran kebencian terkait konflik isu muslim di kawasan Serbia, seperti yang sudah diberitakan oleh Marca.

Crvena Zvezda merupakan juara Liga Serbia musim lalu. Kedua klub bertemu pada laga babak 32 besar Liga Europa pada Jumat dinihari waktu setempat. Duel ini berakhir dengan skor 2-2.

Oknum penyebar ujaran adalah penonton yang sengaja menerobos masuk ke stadion. Padahal, otoritas sepakbola Serbia sudah mengumumkan bahwa laga ini diadakan tanpa penonton.

Aksi kurang terpuji tersebut direkam oleh jurnalis lokal bernama Arnesa Buljusmic-Kustura. Video kemudian diunggah ke Twitter dan menuai komentar kontra atas tindakan para suporter.

Dalam video itu, nampak pendukung duduk di kursi tribun atas, tepat di atas Ibra yang berada di tribun bagian bawah. Mereka kemudian berteriak berisi olokan terhadap Milan. Tak hanya itu, mereka juga membawa ucapan sentimen terhadap muslim Bosnia

Ibra memang memiliki darah keturunan Bosnia-Herzegovina dari ayahnya. Negara tersebut terkenal sebagai negara dengan penduduk muslim di Eropa.

Selain membawa-bawa sebutan muslim, para pendukung juga mengucap kata ‘balija’. Dalam bahasa Serbia, ‘balija’ merupakan penghinaan untuk etnis Bosnia yang digunakan kaum nasionalis Serbia selama bertahun-tahun.

Setelah video itu beredar, manajemen klub Crvena Zvezda dan otoritas sepakbola di Serbia secara terbuka menyatakan permintaan maaf. Mereka mengaku lalai dalam menegakkan keamanan di sekitar stadion sehingga ada penyusup yang berulah saat laga berlangsung.

Permintaan maaf ditujukan kepada AC Milan dan Zlatan Ibrahimovic secara khusus. Akan tetapi, kedua pihak belum mengeluarkan pernyataan jawaban.

Bahkan di video yang beredar, tampak Ibra tidak bergeming meski ada sejumlah pria berteriak tepat di atasnya.

 

Exit mobile version