melarang turis menyewa motor
Ilustrasi foto turis mengendarai sepeda motor (foto: CNN Indonesia)

Wisatawan Asing Akan Dilarang Sewa Motor di Bali, Ini Sebagai Gantinya

Blok-a.com – Pemerintah Provinsi Bali akan segera menerbitkan aturan yang melarang wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing menyewa sepeda motor di Bali.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster saat menggelar konferensi pers di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali, Minggu (12/3/2023).

“Yang pertama mengenai kepariwisataan Bali, jadi sudah ada Peraturan Gubernur (Pergub) Bali, mengenai tata kelola pariwisata Bali. Jadi para wisatawan itu, tidak dibolehkan lagi, menggunakan sepeda motor atau apa yang bukan dari travel agent,” ujarnya.

Pelarangan tersebut juga bukan tanpa alasan. Pasalnya, Polda Bali telah melakukan razia lalu lintas dan menjaring 171 WNA sejak akhir Februari hingga awal Maret 2023.

Ratusan WNA yang terjaring itu telah melakukan pelanggaran lalu lintas, mulai dari tidak menggunakan helm, tidak mempunyai surat berkendara, hingga tidak menggunakan baju.

Sebagai gantinya, wisatawan asing boleh berkendara menggunakan mobil yang disewakan oleh agen travel, bukan motor.

“Jadi para wisatawan itu harus bepergian, jalan menggunakan mobil-mobil dari travel, tidak dibolehkan lagi menggunakan sepeda motor yang bukan dari travel agen,” lanjutnya.

Aturan tersebut akan tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Tata Kelola Kepariwisataan Bali. Menurut Koster, peraturan tersebut mulai diterapkan tahun ini.

Pihaknya juga akan memperketat pengawasan guna mencegah perbuatan onar. Hal itu dilakukan di tiga wilayah yang paling banyak ditempati wisatawan asing. Yaitu di Badung, Denpasar, dan Kabupaten Gianyar.

Koster juga menyerukan pada warga Bali untuk berani melaporkan tindakan pelanggaran yang dilakukan wisatawan asing, kepada Kemenkumham, Dinas Pariwisata, dan Satpol PP.

Menanggapi kebijakan tersebut, Ketua Perhimpunan Rental Motor (PRM) Bali Dedek Warjana mengaku keberatan dengan kebijakan yang akan diberlakukan itu.

Dedek Warjana menilai kebijakan melarang turis asing menyewa motor hingga berkendara di Bali terlalu tergesa-gesa. Menurutnya, kebijakan tersebut akan mematikan bisnis warga lokal.

“Ini seharusnya peraturanya diperketat. Kalau ada orang asing maupun warga lokal yang melanggar (lalu lintas) wajib hukumnya ditindak. Warga asing itu, mereka meniru kebiasaan warga lokal,” ujar Dedek dikutip dari Detik.com, Senin (13/3/2023).

(hen)