Kota Surabaya, blok-a.com – Surabaya merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang tidak hanya terkenal dengan wisata budayanya, tetapi juga wisata religi yang menarik untuk dikunjungi. Kota Pahlawan ini memiliki beragam tempat ibadah yang kaya akan nilai sejarah, budaya, serta arsitektur yang menakjubkan. Wisata religi di Surabaya ini dapat menjadi salah satu tujuan untuk menenangkan diri dan memperkuat spiritual.
Berikut adalah lima destinasi wisata religi di Surabaya yang dapat menjadi pilihan untuk wisata rohani:
1. Masjid & Makam Sunan Ampel
Makam Sunan Ampel, salah satu destinasi ziarah paling terkenal di Indonesia, terletak di kawasan Ampel, Surabaya, Jawa Timur. Makam ini menjadi tujuan ribuan peziarah setiap tahunnya, yang datang untuk berdoa dan mencari berkah dari salah satu Wali Songo.
Kawasan makam ini berada di sekitar Masjid Ampel, yang juga didirikan oleh Sunan Ampel dan menjadi salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid ini memiliki arsitektur unik, yang memadukan gaya tradisional Jawa dan Arab. Dengan tiang-tiang kayu besar yang masih asli sejak didirikan, masjid ini mencerminkan nilai sejarah yang tinggi sekaligus menjadi simbol toleransi dan keagamaan di Surabaya.
Selain itu, di sekitar area ini terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai barang kebutuhan ziarah, makanan, pakaian khas Timur Tengah, dan pernak-pernik islami. Sehingga kawasan ini juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan suasana yang sakral dan penuh dengan nilai sejarah, Makam Sunan Ampel telah menjadi ikon religi bagi umat Islam di Indonesia.
Alamat: Jalan Ampel Blumbang No.2A, Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.
2. Masjid Nasional Al-Akbar
Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, yang sering dikenal sebagai Masjid Agung Surabaya, telah menjadi salah satu ikon arsitektur dan religi di Jawa Timur. Masjid ini diresmikan pada 10 November 2000 oleh Presiden Abdurrahman Wahid. Masjid Al-Akbar memiliki berbagai keistimewaan dalam hal arsitektur dan desain. Masjid ini menggabungkan nuansa modern dengan elemen arsitektur Islam klasik, ditandai oleh kubah besar berwarna biru yang menjadi ciri khas bangunan.
Masjid Al-Akbar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan edukasi. Setiap harinya, masjid ini dipenuhi oleh berbagai aktivitas, mulai dari kajian rutin, bimbingan agama, hingga perayaan hari besar Islam. Selain itu, masjid ini memiliki fasilitas modern, termasuk ruang aula, perpustakaan, pusat informasi Islam, serta area parkir luas yang mampu menampung ribuan kendaraan.
Salah satu daya tarik pengunjung adalah untuk menyaksikan arsitektur dan detail ornamen masjid yang menggabungkan seni ukir khas Jawa Timur dengan kaligrafi Arab yang indah. Ruangan utama masjid juga menampilkan dekorasi yang sangat detail, dengan dinding marmer dan plafon ukiran kayu.
Alamat: Jalan Masjid Al-Akbar Utara, No.8, Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya.
3. Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya
Masjid Cheng Ho Surabaya merupakan salah satu masjid unik di Indonesia yang menyatukan unsur budaya Tionghoa dan arsitektur Islam. Arsitektur Masjid Cheng Ho menggabungkan gaya bangunan Tiongkok klasik dengan sentuhan arsitektur Islam.
Selain fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, Masjid Cheng Ho juga aktif mengadakan berbagai kegiatan sosial dan pendidikan bagi masyarakat sekitar. Berbagai kegiatan seperti pengajian, pendidikan agama, dan pelatihan bahasa Mandarin diadakan untuk mempererat hubungan antar budaya dan menjaga semangat persaudaraan.
Para pengunjung yang datang tidak hanya tertarik dengan keindahan arsitektur masjid, tetapi juga ingin mengetahui lebih lanjut tentang sejarah dan filosofi yang melatarbelakangi pendirian masjid ini. Dengan perpaduan budaya Tionghoa dan Islam yang harmonis, Masjid Cheng Ho menjadi simbol penting keberagaman di Indonesia.
Alamat: Jalan Gading No.02, Ketabang, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.
4. Makam Mbah Bungkul Surabaya
Sunan Bungkul, atau Mbah Bungkul, dikenal sebagai tokoh agama berpengaruh pada masanya yang berperan besar dalam penyebaran Islam di Jawa Timur. makam ini menjadi salah satu situs bersejarah penting di Kota Surabaya, menawarkan jejak sejarah yang menarik dan penuh nilai religius.
Menurut sejarah, Sunan Bungkul memiliki hubungan erat dengan Sunan Ampel, salah satu dari Wali Songo yang turut menyebarkan Islam di tanah Jawa. Banyak peziarah yang datang ke makam ini, baik dari dalam maupun luar kota, untuk memanjatkan doa serta mencari berkah. Di sekitar makam, aroma kemenyan yang khas kerap tercium, menambah suasana sakral bagi para peziarah yang melantunkan doa.
Selain nilai spiritual dan historisnya, keberadaan makam Sunan Bungkul juga mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitarnya. Banyaknya peziarah yang datang setiap hari membuat area sekitar makam menjadi pusat kuliner dan oleh-oleh khas Surabaya. Para pedagang makanan, cendera mata, dan berbagai produk lokal lainnya turut merasakan manfaat ekonomi dari situs ini.
Alamat: Jalan Taman Bungkul, Darmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.
Penulis: Tegar Putra F (Mahasiswa Magang UTM)









