Lamongan, blok-a.com – Warga Desa Sumberagung, Kecamatan Mantup, Lamongan menuding alokasi anggaran dana desa (ADD) tidak sesuai baliho atau papan infografis yang diumumkan Pemdes setempat.
Menurut sumber terpercaya warga setempat, pemerintah desa diduga tidak transparan mengelola anggaran.
“Wong sampai Desember 2024 ini tidak ada pembangunan, kenapa di papan informasi APBDes tertera pembangunan di dusun kami,” ujar warga yang tidak ingin disebutkan namanya, Rabu (4/12/2024).
Sementara itu, Kepala Dusun Banjarselir membenarkan bahwa pembangunan itu tidak ada di wilayahnya, padahal nilainya mencapai ratusan juta.
“Iya benar Mas memang di dusun kami tidak ada pengerjaan proyek itu. Tapi kata Bu Kades sih dialihkan untuk membangun lainya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sumberagung, yang dikonfirmasi di kantor desa tidak ada di tempat. Saat ditelepon tidak diangkat dan pesan WA tidak dijawab.
Sikap itu pun memicu warga menduga terjadi ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran desa.
Sekadar diketahui di papan APBDes banyak kegiatan dilaporkan telah dikerjakan oleh pihak Pemdes Sumberagung, dengan nilai proyek mencapai ratusan juta.
Sementara ADD Sumberagung 2024, berjumlah Rp831.038.000 belum ditambah sumber lain sehingga total keseluruhan ALBDes sebesar Rp1.638.151.406.
Sesuai Permendagri nomor 73 tahun 2020 tentang pengawasan pengelolaan keuangan desa, pengawasan dapat dilakukan warga dan semua pihak untuk memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan transparan, akuntabel, tertib, disiplin, dan partisipatif sesuai ketentuan.(kim)



