Warga Singosari Bisa Manfaatkan SPAM dengan Murah, Hanya Seribu per Kibik

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan pembangunan SPAM di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan pembangunan SPAM di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) mulai beroperasi di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari pada Selasa (13/5/2025). SPAM ini merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk memenuhi kebutuhan air warga setempat di kala musim kemarau tiba.

“Ini kami sebut SPAM Singosari. Pengelolaannya nanti oleh HIPPAM dan ini bagian dari hibah Pemprov senilai Rp 11,2 miliar,” ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah menambahkan, SPAM ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat terkait dengan kebutuhan air bersih. Terlebih, menurutnya saat musim kemarau melanda, masyarakat harus membayar biaya yang tidak murah untuk mendapatkan pasokan air bersih.

“Karena satu kibik itu bisa Rp 50 ribu, satu keluarga satu bulan itu kan bisa 20 kibik, per bulan berarti bisa Rp 1 juta. Nah Insya Allah untuk dusun disini sudah terkonfirmasi kira-kira nanti akan bisa Rp 1 ribu per kibik,” tambahnya

Dengan biaya yang lebih murah, Khofifah berharap seluruh warga setempat bisa memanfaatkan dan mengelola SPAM ini dengan baik. “Jadi bisa lebih murah, kemudian sekolah juga bisa mendapatkan air, masjid dan mushola juga. Mudah-mudahan bisa manfaat untuk masyarakat dusun Sumbul,” jelasnya.

Sekadar informasi, pembangunan SPAM ini merupakan permintaan warga Dusun Sumbul terkait dengan kurangnya pasokan air bersih di wilayahnya. Kemudian, ditindaklanjuti oleh Pemprov melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Cipta Karya (DPKCPK) Kabupaten Malang dan dilakukan ground breaking pada 27 Januari 2023 lalu.

SPAM ini nantinya akan memenuhi kebutuhan kurang lebih 1.200 KK atau sekitar 400 rumah yang berada di Dusun Sumbul.

“Salah satu kebutuhan dasar adalah air, dengan SPAM ini, bisa memberikan air yang bersih dan tidak terkontaminasi. Seluruh warga bisa mengakses air bersih ini,” tutup Khofifah.

Bupati Malang, M Sanusi berharap masyarakat bisa benar-benar memanfaatkan SPAM ini dengan baik dan maksimal. Ia juga mengimbau untuk mengedepankan kepentingan masyarakat bukan kepentingan pihak tertentu.

“Semoga tidak ada gangguan dari semua, termasuk makhluk kasar untuk mengairi kepentingan tertentu. Pak Kapolres mohon dibantu untuk pengamanan,” ujarnya. (yog/bob)

Exit mobile version