Wali Kota Malang Minta Puskesmas Sterilisasi Rutin dan Jaga Imun Nakes

Wali Kota Malang Sutiaji Meninjau Puskesmas Kendalkerep
Wali Kota Malang Sutiaji Meninjau Puskesmas Kendalkerep - Foto: ist

MALANG – Puskesmas jadi lokasi rentan penularan virus Covid-19. Sebagai fasilitas kesehatan untuk masyarakat, Wali Kota Malang Sutiaji ingin Puskesmas agar melakukan penyemprotan desinfektan dan sterilisasi secara berkala. Kenyataannya, 16 Puskesmas yang ada di Kota Malang sudah melakukan ini sejak lama.

Terbaru, Sutiaji meninjau langsung proses sterilisasi yang dilakukan secara berkala di Puskesmas Kendalkerep dan Puskesmas Gribig.

Orang nomor satu di Kota Malang itu mengingatkan agar para petugas dan tenaga medis yang ada di Puskesmas tetap waspada dan berhati-hati dalam menjalankan tugasnya. Pasalnya, Puskesmas adalah sarana kesehatan publik yang berinteraksi langsung dengan pasien.

“Tidak menutup kemungkinan, para pasien yang datang untuk berobat ke puskesmas adalah OTG atau malah membawa virus yang tanpa kita sadari dapat menularkannya pada kita,” tegas Sutiaji.

Pada Kesempatannya, para petugas juga menyampaikan beberapa kesulitan dan hambatan yang dialami saat bertugas. Utamanya dalam rangka memberikan pemahaman pada masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan. Termasuk juga dalam melakukan pemantauan terhadap para pasien terkonfirmasi positif yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Tetap jaga kesehatan, tingkatkan imunitas diri dan lakukan prosedur protokol kesehatan secara ketat selama berada di ruang publik,” ingatnya.

Didampingi oleh Plt Kadinkes Sri Winarni, Sutiaji menyempatkan melakukan dialog bersama Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas beserta jajarannya.

Dalam arahannya, Sutiaji menekankan agar ada koordinasi secara intensif antara Lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan jajaran puskesmas terkait data penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayahnya.

“Ini penting dilakukan agar ada kesamaan data di antara para petugas lapangan sehingga pemantauannya dapat berjalan secara maksimal,” tandas Sutiaji.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com