Viral Kuliner Nasi Berminyak, Ini Bahayanya Jika Konsumsi Berlebihan

bahaya mengonsumsi minyak berlebihan
Ilustrasi foto kuliner minyak (foto: Google Maps)

Blok-a.com – Kuliner nasi minyak di media sosial menarik perhatian masyarakat untuk mencobanya. Namun, apa bahayanya jika mengonsumsi minyak berlebihan? Untuk mengetahuinya, simak artikel ini.

Belakangan ini banyak masyarakat yang penasaran ramai-ramai antri untuk mencoba hidangan nasi, daging bebek goreng lengkap dengan sambal dan lalapan yang pembuatannya dengan minyak goreng jelantah.

Setelah videonya beredar luas, kuliner ini dikaitkan dengan berbagau masalah kesehatan, apalagi mengonsumsi secara berlebihan. Untuk itu, berikut ini blok-a.com akan mengulas bahaya mengonsumsi minyak berlebihan seperti yang dilansir dari Primaya Hospital.

1. Menggangu sistem pencernaan

Santapan berminyak memang bisa menggangu sistem pencernaan. Hal itu terjadi karena lemak banyak menumpuk dan proses pencernaan lemak lebih lama dibandingkan zat gizi lainnya sehingga lemak bertahan lebih dalam dalam perut Anda.

Akibat dari banyak lemak, pencernaan mu dipaksa bekerja lebih keras dan terjadilah seperti kembung, mual, atau sakit perut.

2. Mematikan bakteri baik dalam usus

Di dalam usus kita ada peran dari bakteri baik untuk melindungi kekebalan tubuh dan manfaat lainnya. Jika kita mengkonsumsi santapan berminyak yang melebihi batas itu bisa membuat bakteri baik mati karena adanya peran lemak yang dibawa dari santapan berminya tersebut.

3. Memicu pertumbuhan jerawat

Selain mematikan bakteri baik, mengkonsumsi berlebihan santapan berminyak dapat mengakibatkan timbulnya jerawt di muka kita. Hal itu disebabkan karena keseimbangan hormon didalam tubuh kita tergangu karena santapan berminyak yang berlebihan.

Awal terjadinya adalah karena santapan berminyak merangsang kelenjar minyak pada kulit dan minyak berlebih menutup pori pori kulit dan mengkakibatkan jerawat terjadi. Selain itu santapan berminyak juga memiliki gula didalamnya, jika gula dan lemak menyatu mengakibatkan jerawat lama sembuhnya dan bisa berakibat parah.

4. Tingkatkan risiko obesitas

Tahukah kamu ada setiap gram lemak berisi 9 kalori, oleh karena itu makanan berminyak mudah sekali bertambah asupan kalori harian.

Oleh karena itu lebih sulit untuk membakar lemak karena kandungan gramnya berisi 9 kalori ditambahkan jika gaya hidup kita tidak sehat akhirnya obesitas pun tidak bisa dihindarkan. Obesitas sendiri adalah pintu menuju penyakit jantung hingga rahang sendi dan diabetes

5. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes

Berdasarkan penelitian yang diberikan Harvard Public Health School yang sudah kita bahas diawal. Lebih detil lagi, menurut peneliti manusia yang menyantap makanan berminyak dengan intensitas    4 – 6 seminggu berakibat 39%  mengalami diabetes tipe 2.

Selain itu, Jika menyantap lebih dari 7 kali dalam seminggu bisa mencapai 55% resikonya. Oleh karena itu mulai dari sekarang stop atau subtitusi dengan buah atau makanan non-minyak

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com