blok-a.com — Penemuan bayi perempuan di tempat pembuangan sampah hebohkan warga Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Bayi perempuan tersebut berada di antara tumpukan sampah, terbungkus plastik berwarna hitam.
Saat ditemukan, bayi mungil itu masih berlumur darah lengkap dengan plasenta. Ia ditemukan warga pada Selasa (28/2/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.
Video penemuan bayi perempuan itu pun viral dan menjadi perbincangan warganet Twitter.
Banyak warganet yang geram akan tingkah orang tua yang tega membuang buah hatinya sendiri.
Warga sekitar, Santoso (55 tahun) mengatakan, penemuan bayi tersebut berawal dari seorang ibu yang sedang mencari genjer.
Tiba-tiba dia mendengar suara bayi, namun pada saat itu dia tidak berani untuk mencari langsung sumber suara bayi tersebut.
“Dia dak berani buka, terus dia ke rumah saya panggil saya. Saya juga gak berani buka, lalu saya panggil pak RT, pak RT datang, buka, saya videokan pas dibuka bayinya masih hidup, ari-arinya masih ada,” kata Santoso.
Diketahui, bayi perempuan ini baru dilahirkan setengah jam sebelumnya, lalu dibuang di tumpukan sampah tersebut. Setelah ditemukan warga, bayi ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Nabasa, untuk dilakukan tindakan medis.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Raya Dalam, Khairil Anwar, mengatakan, bayi tersebut dalam kondisi sehat, dengan panjang 43 centimeter, dan berat 2,6 kilogram.
“Kalau dari penjelasan dokter sudah 30 menit dilahirkan, itu karena darahnya masih segar, dan plasentanya masih melekat. Sesuai protap, bayi itu dilakukan pembersihan dan diimunisasi. Sekarang kita berharap gimana nanti anak ini tetap terawat di Nabasa,” papar Khairil.
Hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap orang tua yang tega membuang bayi tersebut ke tumpukan sampah.
“Ini kami baru mau ngecek sama Bhabinkamtibmas, karena di sekitar sini juga ada kost-kostan. Kita akan mengecek kesana juga,” ungkapnya.
Selain itu, Khairil mengatakan, bayi perempuan ini rencananya akan diberikan kepada orang yang bisa merawat bayi tersebut dengan baik.
“Kita juga berusaha. Saya sudah pesan kepada dokter kalau ada yang mau mengadopsi tolong kerja samanya. Bukan apa, kita khawatir sembarang orang yang adopsi. Kita juga harus tahu kehidupan orang-orang yang mau merawatnya itu,” tandasnya.
Sementara itu, Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade dalam keterangan resminya mengatakan, pihak kepolisian saat ini tengah menangani kasus tersebut dan mengusut pelaku.
“Pastinya bayi ini dibuang oleh orang tuanya yang tidak bertanggung jawab. Petugas sudah melakukan olah TKP dan mencari informasi kepada warga sekitar, saat ini petugas sedang mengusut pelaku yang tega membuang bayi yang tak memiliki dosa tersebut,” pungkas Ade.(len/lio)










Balas
Lihat komentar