Ulah Monyet Wendit yang Kelaparan Bikin Resah, Rusak Genteng hingga Tanaman Warga

Monyet-monyet Wendit menjajah perkampungan warga karena kelaparan. (dok. Warga)
Monyet-monyet Wendit menjajah perkampungan warga karena kelaparan. (dok. Warga)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dibuat resah dengan turunnya monyet-monyet penghuni wisata pemandian Wendit ke area perkampungan.

Pasalnya, kawanan monyet Wendit tersebut kerap merusak jaringan kabel, genteng, hingga tanaman warga.

Monyet-monyet ini dilaporkan sudah menjajah pekarangan warga sejak dua tahun terakhir.

Warga memperkirakan, mereka berekspansi karena kurangnya sumber makanan di habitat aslinya.

Baca Juga: Misteri Kerajaan Kera Ghaib Hingga Pasukan Majapahit di Pemandian Wendit Malang

Salah satu warga Mangliawan, Ida (52) mengatakan kawanan monyet biasa datang untuk mencari makan di rumah warga.

Ida menyebut, monyet yang berkeliaran itu sangat mengganggu warga sekitar terutama bagi anak-anak sekolah.

“Biasanya disini banyak dikasih makan orang-orang, kasian juga sebenernya. Tapi kalau dikasih makan jadi sering datang, mereka itu kelaparan mangkanya turun kesini,” jelas Ida saat ditemui di kediamannya, Kamis (16/03/2023).

Selain itu, menurut Ida, sering didapati kawanan monyet mengorak ngarik sampah, merusak tanaman, masuk rumah hingga merusak genteng rumah milik warga sekitar.

“Kalau di tempat saya gak pernah masuk rumah, kalau di wilayah belakang wisata Wendit sana sampai masuk rumah. Genteng genteng itu di lorot (dijatuhkan),” tegasnya.

Dari pantauan Blok-a.com di lapangan, saat ini di wilayah Kampung Mangliawan banyak terpasang banner bertuliskan larangan memberi makan moyet-moyet yang berkeliaran. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi turunnya monyet di perkampungan warga.

Spanduk bertuliskan larangan memberi makan monyet di luar kawasan wisata Mendit tertempel di dinding wilayah Desa Mangliawan (blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Spanduk bertuliskan larangan memberi makan monyet di luar kawasan wisata Mendit tertempel di dinding wilayah Desa Mangliawan (blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Sementara itu, Ketua RT 4, Desa Mangliawan, Junianto membenarkan kawanan monyet memang sering turun ke kampung warga. Namun, mereka tidak sampai mengganggu manusia.

“Memang benar turun, tapi gak mengganggu. Hanya lewat saja,” tegas Julianto saat ditemui Blok-a.com di kediamannya, Kamis (16/03/2023).

Menurut keterangan pawang wisata Wendit, lanjut Julianto, kawanan monyet tersebut sempat datang karena bertengkar dengan kelompok lain.

Perlu diketahui, monyet di wilayah Wendit terbagi menjadi 2 golongan.

“Kemarin (tahun 2022) setiap hari warga laporan, karena dulu menurut pawang mereka (monyet) ini berantem. Yang kalah larinya kesini untuk cari makan karena lahan makannya di rebut kelompok lain,” tuturnya.

Disinggung terkait kerusakan yang dikeluhkan warga, Julianto mengatakan bahwa saat ini tidak seberapa dibanding dengan tahun 2022 silam.

“Mereka (monyet) biasanya keluar pagi dan sore hari, monyet ini hidupnya bergerombol jadi kalau keluar ya bergerombol. Kalau dulu merusak genteng, kalau sekarang paling cuma lewat. Paling tidak merusak kabel, sudah itu saja,” tutupnya.(ptu/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?