
Universitas Brawijaya (UB) mengikuti Konsorsium Universitas Asia Tenggara untuk Pendidikan Pascasarjana dalam bidang Pertanian dan Sumber Daya Alam, Kamis (10/12/2020).
Kegiatan dilaksanakan di Universitas Gajah Mada (UGM) secara virtual dengan aplikasi zoom.
Kegiatan diikuti oleh UB, IPB, UGM, Universiti Putra Malaysia (UPM), University Philipines Los Banos (UPLB), Tokyo University of Agriculture (Tokyo NODAI), University of British Columbia (UBC), dan National Taiwan University (NTU).
Konsorsium dibuka langsung oleh Rektor UGM Prof Panut Mulyono.
Dalam kesempatan tersebut, Panut menyampaikan berbagai tantangan dan peluang pada bidang pertanian dan sumber daya alam menghadapi masa pandemik saat ini.
Berbagai tantangan untuk memulihkan aspek ekonmi terkait bidang pertanian merupakan hal yang penting.
Ketahanan pangan merupakan salah satu hal yang diharapkan mampu meningkatkan pemulihan perekonomian secara cepat di masa pandemik saat ini.
Hadir sebagai perwakilan UB adalah Wakil Rektor I (WR I) Bidang akademik Prof. Dr. Drh. Aulani’am, DES, Wakil Rektor IV (WR IV) Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Ir Moch. Sasmito Djati MS, Prof. Dr. Liliek Sulistyowati, Dr. Kurnia Puji Wicaksono, Dr. Panji Doeranto, dan Muamar Khadafi.
UB mendapatkan kesempatan selama 20 menit untuk memaparkan berbagai pandangan dan masukan.
WR IV mewakili UB memaparkan beberapa hal, diantaranya adalah memberikan usulan berupa peningkatan kuota penerimaan dana hibah yang tidak dapat diberdayagunakan akibat pandemik COVID-19.
Selain itu WR IV juga memaparkan berbagai hal penting terkait dengan UB. Hal lain yang disampaikan adalah penguatan kualitas dan kuantitas kerjasama diantara anggota.
Kemudian WR IV juga mengusulkan UB sebagai tuan rumah penyelenggaraan UC Summer School ke-6 yang dilaksakan pada Juli mendatang.[PNS/Humas UB]










Balas