Tunjang Pelayanan, RSUD Kanjuruhan Punya Unit Instalasi Dialisis

Bupati Malang, Sanusi berserta jajaran RSUD Kanjuruhan melakukan tinjauan ke Unit Pelayanan Instalasi Dialisis, pada Kamis (12/02/2023).(Pemkab Malang for Blok-a.com)
Bupati Malang, Sanusi berserta jajaran RSUD Kanjuruhan melakukan tinjauan ke Unit Pelayanan Instalasi Dialisis, pada Kamis (12/02/2023).(Pemkab Malang for Blok-a.com)

Kabupaten Malang, blok-a.com Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan terus melakukan optimalisasi dengan menambahkan Unit Pelayanan Instalasi Dialisis.

Grand opening tersebut dilaksanakan pada Kamis (12/01/2023) yang diresmikan langsung oleh Bupati Malang, dengan simbolis pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.

Lebih lanjut, Unit Instalasi Dialisis merupakan layanan baru di RSUD Kanjuruhan ini berfokus untuk layanan empat penyakit, salah satunya adalah Catastrophic Disease.

Catastophic Disease sendiri tergolong dalam penyakit parah, akut atau kronis. Penyakit ini mengakibatkan kecacatan atau kematian yang serius. Yakni meliputi penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan kanker.

Sementara itu, proses pembangunan unit layanan ini cukup dinantikan Pemkab Malang. Setelah terbangun layanan ini resmi mendapat izin Kemenkes untuk diterapkan di RSUD Kanjuruhan Malang.

Sebagai orang nomor satu di jajaran Pemkab Malang, Sanusi berpesan dengan adanya penambahan unit layanan di RSUD Kanjuruhan diharapkan dapat mewujudkan masyakat yang sehat dan makmur.

“Sekaligus juga sebagai upaya dalam menjawab reformasi kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” tutur Sanusi pada Kamis (12/01/2024).

Perlu diketahui, bahwa di Indonesia, penyakit katastropik seperti jantung dan pembuluh darah, stroke, kanker, diabetes melitus, serta gagal ginjal menjadi penyakit dengan angka kematian terbanyak. Hal tersebut tentunya juga menyebabkam beban pembiayaan kesehatan yang cukup besar.

Untuk itu, dibutuhkan monitoring yang berkelanjutan untuk memantau risiko penyakit katastropik ini sebagai upaya mencegah kenaikan kasus penyakit katastropik, serta mengefektifkan dan mengefisienkan biaya pelayanan kesehatan.

“Dalam hal ini, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada RSUD Kanjuruhan yang terus melakukan peningkatan layanan dan inovasi tiada henti“ sambung Sanisi.

Dalam kesempatan yang sama, Sanusi juga memaparkan bahwa di waktu yang sama, RSUD Kanjuruhan mendatangkan alat Cathlab canggih dengan seri terbaru dan menjadi yang pertama dan satu-satunya di Jawa Timur.

Dengan adanya alat tersebut, tentu diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin cepat dan akurat bagi pasien penyandang gangguan jantung.

“Selain itu, hadir pula pelayanan administrasi terpadu, ruang bedah MOT, pelayanan Mamografi, ruang VVIP Soekarno Hatta, serta gedung instalasi Hemodialisa,” tegasnya.

Menurut Sanusi, pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus diutamakan. Tidak selamanya menghitung dari sisi bisnisnya saja. Namun juga menerapkan pelayanan yang baik kepada pasien pengguna layanan.

“Mohon ditanamkan senyum, sapa, salam kepada pasien. Mari kita layani masyarakat dengan sepenuh hati dan prima,” ajak Bupati menyemangati seluruh petugas medis di RSUD Kanjuruhan.

Bupati berharap hadirnya inovasi layanan baru dan alat-alat canggih akan membawa RSUD Kanjuruhan menjadi lebih maju dan berkembang.

“Semoga bisa memberikan pelayanan prima untuk masyarakat Kabupaten Malang yang memerlukan perawatan di RSUD Kanjuruhan ini”, pungkasnya.(ptu/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com