Tunggu Juknis, Dinkes Kota Malang Siapkan Faskes dan SDM Pelaksana Distribusi Vaksin Covid-19

Vaksin Covid
Vaksin Covid - Foto : Ilustrasi

KOTA MALANG – Vaksin Covid-19 Sinovac akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu (6/12) malam. Kedatangan vaksin sebanyak 1,2 juta dosis ini diharapkan dapat digunakan untuk menangani penyebaran Covid-19 di berbagai daerah, salah satunya di Kota Malang.

Meskipun begitu, hingga saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait pelaksanaan pendistribusian vaksin Covid-19.

Meskipun begitu, Dinkes Kota Malang tengah melakukan pendataan terkait fasilitas kesehatan (Faskes) hingga Sumber Daya Manusia (SDM) yakni petugas kesehatan yang akan bertugas dalam pelaksanaan pendistribusian vaksin kepada masyarakat.

“Kalau di Kota Malang kita kan tetap menunggu juknisnya dari Kementerian Kesehatan yang sampai saat ini belum turun. Tapi yang sudah kita lakukan adalah melakukan pendataan fasilitas kesehatan yang nanti siap untuk melaksanakan termasuk SDM yang akan melaksanakannya. Sehingga ketika juknisnya turun bisa langsung dilaksanakan,” ujar Plt Kepala Dinkes Kota Malang Sri Winarni saat dihubungi awak media, Senin (7/12).

Sri menambahkan, petugas kesehatan yang ditunjuk juga telah melakukan pelatihan terkait proses pelaksanaan vaksinasi melalui zoom meeting oleh Kemenkes. Yang mana, masing-masing puskesmas telah menunjuk satu Bidan dan satu Dokter untuk pelatihan tersebut.

“Pelatihan juga sudah dilakukan melalui zoom meeting oleh Kementerian Kesehatan kepada tenaga-tenaga kesehatan yang nanti ditunjuk untuk melakukan vaksinasi. Di Kota Malang masing-masing puskesmas menyodorkan satu bidan dan satu dokter untuk melakukan pelatihan,” jelasnya.

Sri memastikan semua Puskesmas di Kota Malang telah siap untuk digunakan dalam memfasilitasi proses vaksinasi Covid-19. Meski begitu, terkait layanan kesehatan lainnya ia menyebut masih terus dalam proses pendataan.

“Belum (layanan kesehatan lainnya), masih proses pendataan karenanya memang cukup banyak,” terangnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini setidaknya tercatat 1.034 Nakes yang dipastikan mendapat vaksin dari pemerintah pusat. Rinciannya, Nakes dari RSUD sejumlah 202 orang dan dari 16 Puskesmas sejumlah 832 orang.

“Untuk prioritas lainnya seperti aparat TNI/Polri, dan petugas pelayanan publik itu masih dalam proses pendataan, karena memang jumlahnya tidak sedikit,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya masih belum tahu kapan vaksin Covid-19 akan segera didistribusikan. Ada kemungkinan, proses distribusi ke setiap daerah akan dilangsungkan di awal tahun 2021.

Pihaknya juga berharap agar Kota Malang bisa menjadi salah satu daerah yang mendapat prioritas pemberian vaksinasi yang pertama.

“Ya sesuai dengan kondisi yang ada di Kota Malang, berapa jumlah Nakes, berapa aparat, sesuai juknisnya nanti yaitu yang akan dilaksanakan dan vaksin yang didistribusikan di Malang,” tandasnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut vaksin yang datang saat ini masih akan bertambah. Ke depannya akan ada lagi jutaan dosis vaksin Covid-19 yang didatangkan baik dalam bentuk jadi atau bulk. Salah satu vaksin yang digunakan vaksin COVID-19 Sinovac Biotech.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com