Tolak BBM Naik, Ratusan Aktivis PMII Banyuwangi Geruduk Kantor DPRD

Aktivis PMII Banyuwangi ketika menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi. (blok-a.com/Gatut Imawan)

Banyuwangi blok-a.com – Ratusan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di gedung DPRD Banyuwangi, Jum’at (9/9/2022) sore.

Aksi unjuk rasa dimulai sejak pukul 14.30 siang, dengan membawa poster yang berisikan protes keras kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM.

Dalam orasinya, aktivis mahasiswa sangat kecewa dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak pro rakyat. Dampak kenaikan harga BBM ini sangat dirasakan oleh rakyat kecil.

“Dampak kenaikan harga BBM bersubsidi, semua kebutuhan pokok ikut naik, rakyat kecil menjerit,” ujarnya dengan suara yang cukup lantang.

“Tolak kenaikan harga BBM bersubsidi, tolak harga BBM naik,” tegasnya.

Hingga pukul 16.25 aksi mahasiswa yang tergabung di PMII ini tidak satu pun anggota DPRD Banyuwangi yang mendatangi. Hingga ratusan massa bergerak masuk, dan menduduki kantor DPRD Banyuwangi.

Untuk mengamankan aksi mahasiswa tersebut, ratusan personil Polresta Banyuwangi menjaga jalannya aksi demonstrasi tersebut. Para aktivis PMII pun menunggu diluar ruangan rapat DPRD.

Suasana demonstrasi semakin memanaskan namun tidak anarkis, begitu ada kabar ada salah satu wakil rakyat mau melakukan mediasi, para demonstran tersebut mulai menurunkan tensinya. (Gim)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com