Terkait Curhatan Meghan Markle di Acara Oprah Winfrey, Ratu Elizabeth II: Seluruh Keluarga Sedih

Meghan Markle
Foto : CBS

BLOK-A – Ratu Elizabeth II mengungkapkan turut sedih mendengar pengalaman yang dialami cucunya Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle atas komentar rasis terhadap putra mereka, Archie.

Dalam sebuah wawancara dengan Oprah Winfrey yang disiarkan di televisi AS pada hari Minggu (7/3), istri Pangeran Harry mengemukakan kekhawatiran keluarga kerajaan akan gelapnya kulit putra mereka, Archie saat lahir. Meghan juga mengaku memiliki pikiran bunuh diri karena permintaan bantuannya diabaikan dan tidak mendapat respon apa–apa.

Meghan, yang ibunya berkulit hitam dan ayahnya berkulit putih, begitu naif rasanya ketika sebelum menikah dengan keluarga Kerajaan Inggris pada 2018.

“Mereka tidak ingin dia menjadi pangeran atau putri, tidak tahu jenis kelamin apa, yang akan berbeda dari protokol, dan bahwa dia tidak akan menerima keamanan,” kata istri Pangeran Harry dalam wawancara tersebut di CBS yang dilansir Reuters.

“Di bulan–bulan ketika aku hamil, sekitar waktu yang sama, jadi kami memiliki percakapan bersama, ‘Anda tidak akan diberi keamanan, tidak akan diberi gelar’ dan juga kekhawatiran dan percakapan tentang betapa gelapnya kulitnya, mungkin saat dia lahir,” tutur Meghan.

Ketika ditanya apakah dia memilih diam atau dibungkam, jawabannya adalah singkat, “yang terkahir,” ucapnya.

Tidak hanya bagi Meghan sendiri, dalam wawancara selama dua jam tersebut, Pangeran Harry juga mengatakan bahwa ayahnya, pewaris takhta Pangeran Charles, telah mengecewakannya dan merasa terjebak dalam kehidupan kerajaannya.

Inilah yang menjadi alasan keduanya mengundurkan diri dari tugas kerajaan, dan memutuskan untuk memulai hidup baru di Amerika Serikat.

Topik pembicaraan itu menjadi trending dan menyeret bangsawan ke dalam krisis terbesar mereka sejak kematian ibu Harry, Diana pada tahun 1997. Ketika keluarga, yang dimpimpin oleh Ratu Elizabeth II, secara luar dikritik karena terlalu lambat untuk merespon.

Tentu saja, setelah ungkapan dari cucunya itu, dari Istana Buckingham mengeluarkan pernyataan atas nama Ratu Elizabeth II yang dilansir oleh VOI. “Seluruh keluarga sedih mengetahui sepenuhnya betapa beratnya beberapa tahun terakhir ini bagi Harry dan Meghan,” ujarnya.

“Isu yang diangkat, terutama ras, sangat memprihatinkan. Meski ada beberapa kenangan yang mungkin berbeda, namun akan ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani sendiri oleh keluarga,” lanjutnya.

Seorang sumber kerajaan mengatakan, Istana Kerajaan Inggris menganggap ini sebagai masalah keluarga dan bangsawan harus diberi kesempatan untuk membahas masalah yang diangkat secara pribadi sebagai sebuah keluarga. Bahkan dari pernyataan Ratu Elizabeth II sendiri juga berjanji untuk menangani dugaan komentar rasis terhadap putra Harry dan Markle, Archie.

“Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai,” ucapnya mengakhiri pembicaraan.

Karena krisis telah menyebar, Menteri Anak Inggris Vicky Ford melontarkan pernyataan kepada kerajaan dan masyarakat, “Sama sekali tidak ada tempat untuk rasisme dalam masyarakat kita,” katanya kepada Sky News, yang dilansir Reuters, menambakan ketika ia belum melihat wawancara CBS.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com