Kota Malang, blok-a.com – insiden tabrak lari terjadi di daerah Rampal atau Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Kamis (17/9/2026). Detik-detik tabrakan ini terekam jelas melalui kamera dashcam dan diunggah langsung oleh pemilik mobil lewat akun Instagram pribadinya, @dimaschuszy.
Kejadian bermula ketika mobil berwarna abu-abu milik Dimas berjalan dengan kecepatan pelan di tengah kondisi lalu lintas yang cukup padat (crowded). Pengemudi terpaksa memperlambat laju kendaraannya dan menyalakan lampu hazard, lantaran di bagian depan terdapat seorang pria lanjut usia yang sedang berjalan menuntun becak.
Namun, di tengah situasi jalan yang padat tersebut, sebuah sepeda motor matic berwarna merah dengan nomor polisi N 4866 ABS yang dikendarai oleh seorang wanita berboncengan mendadak melaju dari arah belakang dan menghantam bagian buritan mobil.
Alih-alih menepikan kendaraan untuk meminta maaf atau bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkannya, pengendara motor itu justru memilih langsung tancap gas melarikan diri.
Saat dikonfirmasi melalui pesan langsung (Direct Message) Instagram pada Kamis (17/9/2026), Dimas menceritakan secara lebih detail detik-detik upaya dirinya menghentikan pelaku di jalan.
Ia mengaku sempat membuka kaca jendela mobilnya begitu melihat pengendara tersebut melintas di sisi kanan kendaraannya, berharap pelaku mau berhenti sejenak untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik. Namun, panggilan dan isyarat tersebut sama sekali tidak dihiraukan.
“Kalau setelah ditabrak pas sih dia lewat sisi kanan saya, saya sudah buka kaca mobil saya minta untuk nepi tapi malah tancap gas. Yang bersangkutan memang sengaja kabur,” ungkap Dimas saat memberikan keterangan lebih lanjut.
Akibat benturan keras tersebut, bodi belakang mobil milik Dimas mengalami penyok yang cukup terlihat jelas disertai goresan cat.
Keputusannya membagikan rekaman video berdurasi singkat itu di Instagram pribadinya semata-mata dilakukan untuk mencari titik terang serta menunggu adanya itikad baik dari pihak penabrak.
Sayangnya, hingga saat ini batang hidung maupun kabar dari pengendara motor misterius tersebut belum juga tampak. Belum ada satupun upaya komunikasi yang terjalin antara pihak penabrak dengan dirinya.
Mengingat tidak adanya iktikad baik yang ditunjukkan dalam waktu dekat ini, Dimas akhirnya memutuskan untuk tidak tinggal diam dan bersiap menempuh jalur hukum dengan melaporkan insiden tabrak lari tersebut ke pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti.
“Belum ada (komunikasi sama sekali). Makanya saya rencana lapor polisi, disarankan lapor kalau gak ada informasi apapun atau titik terang dari yang bersangkutan,” tutupnya. (bob)









