BLOK-A – Banyak tempat wisata yang menarik perhatian banyak orang dan jadi sangat populer. Alhasil, tempat itu menjadi destinasi wisata idaman Belum lagi berbagai macam konten di media sosial yang kian menambah kepopulerannya.
Di antara banyak lokasi itu, sebagian di antaranya diprediksi akan hilang bahkan tidak sampai 50 tahun ke depan. Alasan Iklim jadi faktor utama. Perubahan suhu dan cuaca yang sangat drastis dapat menyebabkan terjadinya kerusakan. Belum lagi kebiasaan buruk turis yang kurang memperhatikan kondisi lingkungan.
Maladewa (Maldives)
Maladewa boleh jadi adalah kepulauan terindah di Samudera Hindia. Kepopulerannya telah mendunia terutama setelah sejumlah artis Hollywood dikabarkan sering mampir ke sana. Namun, Para peneliti memperkirakan Maladewa akan tenggelam karena meningginya permukaan laut. Ini diakibatkan pada melelehnya lapisan es di kutub akibat pemanasan global.
Venezia, Italia
Ini adalah satu dari sejumlah kota unik di dunia. Venezia, atau Venice, telah terkenal karena wisata gondala yang mengelilingi area kota tua di pesisir laut. Namun, meningginya permukaan laut membuat bangunan lamanya semakin tenggelam. Bila pemanasan global kian parah, bisa saja seluruh bangunan di Venezia akan berada di bawah permukaan laut.
Hutan Tropis Amazon, Brazil
Hutan seluas 3,2 juta persegi ini menutupi sejumlah wilayah di Peru dan Ekuador. Di dalamnya tumbuh ribuan spesies dan punya ekosistem sendiri. Akan tetapi, deforestasi yang besar jadi masalah utama di Amazon selama bertahun-tahun. Belum lagi siklus iklim yang berantakan membuat gangguan terhadap ekosistem tersebut semakin besar hingga beresiko pada tumbuhan dan hewan endemik.
Kompleks Piramida Giza, Mesir
Kota Giza di Mesir punya satu dari keajaiban dunia, yaitu Piramida. Di sana terdapat pula sejumlah bangunan prasejarah lain seperti patung Sphinx. Sejumlah penelitian di BBC mengabarkan bahwa kawasan gurun di sana mengalami erosi parah dalam beberapa tahun ke belakang. Fenomena alam tersebut berdampak pada pelapukan pondasi seluruh kompleks Piramida yang berpotensi akan merobohkannya.
Great Barrier Reef, Australia
Kawasan pesisir Australia Timur memiliki garis karang hingga ratusan kilometer. Di sana tumbuh ribuan jenis flora dan fauna laut unik. Wisata selam jadi yang paling populer. Namun, pemanasan global membuat suhu laut di Great Barrier Reef meningkat. Itu berdampak pada pemudaran warna karang di sana hingga 93 persen selama 10 tahun ke belakang. Kadar asam juga kian meningkat sehingga sulit untuk makhluk hidup di sana menyesuaikan diri dengan cepat.










Balas