BLOK-A – Berhubungan intim bisa jadi momen penting dalam membangun keintiman dengan pasangan. Keduanya harus saling menemukan titik puas demi tercapainya rasa senang bersama. Salah satu cara mencapai kepuasan itu adalah dengan menemukan titik rangsang dan area sensitif pada perempuan atau yang biasa disebut sebagai G-Spot.
Baik laki-laki maupun perempuan memiliki titik rangsang masing-masing. Akan tetapi, lebih sulit menemukannya pada perempuan. Hal itu disebabkan karena letaknya tidak terlihat jelas. Butuh pemahaman dan latihan pula tentang posisi klitoris atau labia agar membantu merumuskan G-Spot pada pasangan.
Jennifer Berman yang merupakan seksolog pada Berman Women’s Wellness Center pernah menjelaskannya dalam sebuah artikel di health.com. Menurutnya, G-Spot perempuan bisa ditemukan di area dinding dalam bagian depan vagina saat sedang berbaring terlentang.

“Kurang lebih beberapa sentimeter dari mulut vagina, atau sepertiga dari seluruh lubang. Titik rangsang tersebut relatif sama untuk setiap perempuan,” katanya.
Berman menjelaskan pula bahwa teksturnya agak kasar seperti kulit jeruk. Area tersebut sangat sensitif dibandingkan dengan area lain di organ intim perempuan. Inilah yang bisa dijadikan dasar dalam menemukannya.
Akan tetapi, perempuan disarankan untuk menemukannya sendiri dengan tangan. Caranya adalah denga meraba bagian dalam vagina menggunakan satu atau dua jari. Laki-laki akan lebih sulit mencarinya karena mereka tidak memiliki pengetahun sebaik perempuan mengenai G-Spot kaum Hawa.
Bila sudah menemukannya, pastikan untuk menemukan posisi yang tepat agar G-Spot bekerja dengan maksimal. Bisa juga dengan memberikan rangsangan menggunakan jari saat pemanasan. Bila sudah ketemu, perempuan bisa beberapa kali orgasme dalam satu sesi hubungan.










Balas
Lihat komentar