Tanpa Rasa Berdosa, Ibu-Ibu di Kota Malang ini Makan Bakso Habis Rp 100 Ribu Tanpa Bayar Beberapa Kali

Bakso Solo Kidul Pasar di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Blimbing Kota Malang (Yummy Advisory)
Bakso Solo Kidul Pasar di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Blimbing Kota Malang (Yummy Advisory)

Kota Malang, blok-a.com – Seorang ibu-ibu di Kota Malang dikabarkan seenaknya sendiri makan bakso langsung kabur tanpa bayar.

Hal ini pun sempat membuat pegawai bakso tersebut resah san kebingungan.

Sebab, bukan hanya sekali ibu-ibu itu makan bakso tapi tidak bayar. Tercatat sudah empat kali dan habis lebih dari Rp 100 ribu.

Kejadian itu pun sempat diviralkan melalui akun Twitter salah satu pegawai kasir bakso bernama Bakso Solo Kidul Pasar yang beralamat di Kecamatan Blimbing Kota Malang

Kasir Bakso, Ratih Jita menjelaskan, awal ibu-ibu itu ke warung Bakso ia bekerja adalah 25 Mei 2023 lalu.

Dia memesan bakso satu porsi dan juga tambahan pentol tiga biji dan minum dua es jeruk. Lahap bakso itu dia makan.

“Dan keadaan warung saya ramai saktu itu,” kata dia dikonfirmasi blok-a.com melalui pesan singkat Twitter, Selasa (13/6/2023).

Ibu-ibu itu pun nampak meyakinkan dengan ke kasir. Ibu-ibu itu bertanya berapa uang yang harus dibayar ke kasir.

“Saya hitungkan totalnya Rp 44 ribu terus katanya mau ke depan di pojokan ngambil uang. Biasanya memang sering terjadi itu. Gak jadi bayar ngambil uang yang ketinggalan di mobil. Jadi ambil aja dulu,” kata dia.

Kecurigaan bahwa ibu-ibu itu tidak
bayar bakso di warung Bakso Solo Kidul Pasar Kota Malang itu pun tidak ada. Sebab menurut Ratih, penampilan ibu-ibu itu normal.

“Ibunya juga berpenampilan tidak seperti ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa). Saya juga sempat sekilas lihat handphone-bya ke kasir itu ada WA-nya. Ya layaknya orang normal,” tuturnya.

Namun, karena menanggap ibu-ibu itu sebagai pembeli seperti umumnya, Ratih dan rekan-rekannya pun kecolongan. Ibu-ibu itu dengan bebas kabur tanpa bayar di bakso itu.

Kejadian itu pun berulang kembali kemarin Senin (12/6/2023). Ibu-ibu itu makan bakso lagi.

Ratih waktu itu sedang istirahat. Namun temannya memberitahu ada ibu-ibu yang tidak bayar bakso kemarin datang lagi.

Ratih pun bergegas setelah istirahat. Apesnya, ibu itu sudah kabur tanpa bayar lagi.

“Alasan ke teman saya itu dia bilang ‘nanti yang bayar pembantu saya’ terus pergi,” ujarnya.

Ratih pantang menyerah. Dia ingin tahu alasan ibu itu tidak membayar bakso. Akirnya dia berkeliling hingga ke pertigaan Masjid Sabilillah.

Namun ketemunya dengan ibu yang tidak bayar bakso itu di depan Malang Creative Center (MCC). Ibu itu mengenakan dress hijau dan masker.

Ratih langsung mengkonfirmasi alasan ibu itu tidak membayar bakso.

Ibu itu hanya menjawab bahwa nanti akan dibayar semua bakso yang sudah ia makan di warung Ratih bekerja.

“Saya gak menagih saya hanya ingin bertanya kenapa tidak membayar. Soalnya saya gak ingin kejadian ini terulang lagi,” tuturnya.

Lantas, Ratih ingin meminta handphone yang digenggam ibu itu sebagai jaminan untuk mengganti yang tidak bayar di warung Bakso Solo Kidul Pasar Kota Malang. Tapi ibu itu diam saja.

“Akhirnya saya bilang gak usah bayar gak papa asal buka masker. Karena saya mau foto mukanya. Orangnya gak mau dan naik angkot. Di situ saya sudah balik,” kata dia.

Untungnya kerugian atas ibu yang tidak bayar bakso itu tidak membuat Ratih harus mengganti uang.

“Bos saya baik dan sudah mengikhlaskan,” tutupnya. (bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?