KABUPATEN MALANG – Puluhan remaja kecamatan Singosari terciduk oleh anggota Polsek Singosari.
Mereka ketahuan tidak mengenakan masker saat asyik ngopi di dua warung kopi, yakni warung kopi Ngisor Towe dan Cafe Joni, sekitar pukul 21.00 WIB hingga 22.15 WIB, Jumat (11/9).
Alhasil puluhan remaja itu dikenai sanksi. Sanksinya adalah mereka musti mengenakan kalung bertuliskan “Saya Malu Tidak Melaksanakan Protokol Kesehatan”.
Sembari malu-malu, mereka juga diinstruksikan untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan juga mengucapkan Pancasila.
“Supaya mereka punya rasa cinta tanah air. Beberapa ada yang tidak hafal mungkin dredeg ketemu anggota. Tapi kami tuntun sampai hafal Pancasila dan Indonesia Raya,” tutur Kapolsek Singosari, AKP Farid Fatoni.
Sejumlah remaja tersebut memang terlihat menggaruk-garuk kepala saat diarahkan anggota Polsek untuk membacakan Pancasila. Untungnya, sebagian besar masih hafal lagu Indonesia Raya.
Farid berujar, operasi dari warung kopi ke warung kopi yang lainnya akan semakin digencarkan.
Anggota Polsek Singosari akan berkeliling ke warung kopi dan tempat keramaian lainnya sampai warga Kecamatan Singosari patuh protokol kesehatan.
“Operasi penegakan warga tidak bermasker ini merupakan implementasi Inpres No 6 tahun 2020. Kami akan terus melakukan penegakan. Kami ingatkan ekonomi boleh terus berjalan tapi patuhi protokol kesehatan. Itu yang penting,” tutupnya.




