Tahun Ajaran Baru, Kota Batu Memulai Pembelajaran Tatap Muka

Pembelajaran tatap muka di Kota Batu dimulai Bulan Juli
Pembelajaran tatap muka di Kota Batu dimulai Bulan Juli - Foto: ist

KOTA BATU – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Batu bakal digelar di Bulan Juli, bertepatan dengan masuknya tahun ajaran baru. Namun segala persiapan terus dilakukan Dinas Pendidikan Kota Batu salah satunya dengan memastikan para guru telah tervaksin covid-19 secara keseluruhan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih menjelaskan, sesuai arahan dari pemerintah pusat maka institusi pendidikan dan sekolah sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Tepatnya pada tahun ajaran baru yang dimulai Bulan Juli 2021.

“Kemungkinan Bulan Juli pembelajaran tatap muka dilakukan. Ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi Covid-19,” ujar Eny, Selasa (6/4).

Secara teknis pendidikan di Kota Batu telah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Bahkan Perwali terkait pembelajaran tatap muka di tengah pandemi covid-19 juga telah dibuat.

“Perwali Kota Batu Nomor 6 tahun 2021 tentang pembelajaran tatap muka tahun 2020/2021 di masa pendemi Covid-19 sudah ada. Namun karena saat ini masih PPKM Mikro maka sekolah masih dilakukan secara daring. Kecuali SLBN dan beberapa SMA dan SMK yang sudah tatap muka, itupun tidak semuanya,” terangnya.

Meski SKB telah ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, serta Perwali pembelajaran tatap muka juga ditandatangani wali kota, pihaknya tidak serta merta langsung melaksanakan serentak pada bulan Juli mendatang.

“Tidak semuanya bisa mengikuti pembelajaran tatap muka, harus yang sesuai dengan persyaratan protokol kesehatan. Apalagi pembelajaran tatap muka baru bisa digelar setelah tenaga pendidik telah tervaksin,” beber Eny.

Sampai saat ini, menurut Eny ada sekitar 300-400 guru ikut vaksinasi dari total sekitar 4000 guru di Kota Batu. Seluruh guru bakal mengikuti vaksinasi secara bergantian hingga Juni. Mengacu sesuai dengan vaksin yang datang.

Teknis kegiatan pembelajaran tatap muka akan dimulai dari jenjang pendidikan tertinggi dulu yakni SMP kelas IX. Kemudian jika efektif selama dua minggu dilanjutkan jenjang di bawahnya sampai seterusnya ke tingkat SD dan TK.

Namun sebelum dilakukan tatap muka sekolah juga harus mengirimkan proposal kesiapan tentang sarpras dalam protokol kesehatan. Seperti thermo gun, tempat cuci tangan, masker dan tanda jaga jarak. Hampir seluruh sekolah telah menyiapkan segala kebutuhan tersebut.

 

Exit mobile version