MALANG – Imunisasi anak sekolah lewat event BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) terus berlanjut. Program kerja rutinan Kementerian Kesehatan RI yang diadakan 2 kali setahun dan dilakukan secara serentak di seluruh kota di Indonesia ini diadakan pula di Kota Malang.
Di beberapa Puskesmas di Kota Malang, BIAS diadakan dengan petugas promkes mendatangi sekolah-sekolah. Namun, Puskesmas Kedungkandang menjalankan imunisasi yang diperuntukkan bagi siswa Sekolah Dasar Kelas I, II dan V ini di dalam Puskesmas. Siswa diharuskan datang ke Puskesmas.
Hal ini dilakukan karena Puskesmas Kedungkandang mengampu wilayah yang cukup luas.
“BIAS sudah kita lakukan, sesuai kesepakatan dengan pihak sekolah dan seizin Dinas Kesehatan Kota Malang. Jadi karena wilayah kita luas dan cakupan banyak, kemudian petugas kami juga terbatas, maka imunisasi BIAS kami adakan di ruang Puskesmas,” tukas Kepala Puskesmas Kedungkandang dr Lisna, Rabu (7/10).
BIAS tahun ini tetap dilaksanakan walau pandemi Covid-19 menyerang. Namun, karena kesigapan petugas Puskesmas Kedungkandang, anak-anak penerima imunisasi yang datang ke Puskesmas nampaknya sanggup menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.
Memakai masker, cuci tangan dan physical distancing dengan duduk berjarak, sudah dilaksanakan dengan baik. Petugas Puskesmas pun memakai APD lengkap. “Jadi kita memang haruskan patuhi protokol kesehatan. Termasuk yang antar, guru ataupun wali murid juga harus mematuhi protokol kesehatan,” tambah Lisna.
Disini, proses imunisasi sendiri diadakan di kamar rawat inap milik Puskesmas Kedungkandang. “Kalau di Puskesmas di kamar rawat inap, yang lainnya diadakan di 3 Puskesmas Pembantu. Puskesmas pembantu kita ada 3 tempat, yakni Kota Lama, Buring dan Wonokoyo. Semua tempat imunisasi itu sudah kami sterilkan sebelumnya untuk kenyamanan siswa,” tandasnya.
Diketahui, BIAS wajib dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak sekolah tingkat dasar terhadap berbagai penyakit, seperti campak, difteri dan tetanus.










Balas
Lihat komentar