Sinergi Daerah dan Pesantren, Menko Polkam Tekankan Soliditas Jaga Stabilitas Mojokerto

Menko Polkam Djamari Chaniago saat kunjungan ke Ponpes Amanatul Ummah, Bendunganjati, Pacet, Mojokerto. (Blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Menko Polkam Djamari Chaniago saat kunjungan ke Ponpes Amanatul Ummah, Bendunganjati, Pacet, Mojokerto. (Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, Blok-a.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mojokerto, Sabtu (14/2/2026). Kunjungan tersebut dirangkai dengan silaturahmi bersama pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Prof. Dr. KH Asep Syaifudin Chalim, di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet.

Selain agenda silaturahmi, Menko Polkam memberikan pengarahan terkait kewaspadaan dan stabilitas keamanan daerah kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh masyarakat Kabupaten Mojokerto. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gedung Putih Serba Guna Graha Afia, kompleks Ponpes Amanatul Ummah.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menko Polkam beserta rombongan. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi keamanan dan stabilitas politik di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Kehadiran Bapak Menko Polkam menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga stabilitas daerah,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu.

Ia menegaskan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Mojokerto selama ini berada dalam kondisi aman dan terkendali. Bahkan, saat terjadi gelombang unjuk rasa besar di sejumlah wilayah pada Agustus lalu, Mojokerto tetap kondusif tanpa adanya aksi demonstrasi.

“Kondisi ini tidak lepas dari kekompakan Forkopimda serta sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga aktivitas warga dapat berjalan normal,” imbuhnya.

Dalam arahannya, Menko Polkam mengaku merasa tersanjung karena Mojokerto menjadi daerah yang secara khusus mengundangnya untuk memberikan pengarahan langsung. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya kekhasan dan kekuatan tersendiri di daerah ini.

“Saya yakin Mojokerto memiliki keistimewaan, terutama dalam menjaga kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.

Menko Polkam menekankan, kesejahteraan masyarakat hanya dapat tercapai apabila seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat berjalan seirama. Kekompakan Forkopimda, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong kemajuan daerah.

“Kalau tidak kompak, sulit untuk maju. Forkopimda harus solid dan masyarakat juga harus mendukung,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto yang mencapai 6,5 persen, melampaui angka pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Capaian tersebut dinilainya sebagai hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Ini prestasi yang patut dibanggakan dan harus terus dijaga,” katanya.

Berdasarkan catatan pemerintah pusat, Kabupaten Mojokerto juga dinilai sebagai daerah yang relatif aman dan tidak memiliki potensi kerawanan menonjol. Meski demikian, Menko Polkam mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat wilayah Mojokerto memiliki kawasan perbukitan dan pegunungan.

“Jangan merusak alam. Jika lingkungan dijaga, maka alam juga akan menjaga kita. Bila ada perusakan, segera laporkan,” pesannya.

Sementara itu, menjelang penutupan kegiatan, Prof. Dr. KH Asep Syaifudin Chalim mengajak seluruh unsur yang hadir, mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, badan usaha milik daerah (BUMD), lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga tokoh masyarakat, untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

Menurutnya, cita-cita tersebut hanya dapat terwujud apabila situasi nasional dan daerah tetap kondusif serta seluruh elemen bangsa bersatu.

“Beliau tidak memiliki kepentingan lain selain melindungi bangsa dan negara, serta mewujudkan perdamaian. Karena itu, mari kita jaga persatuan dan stabilitas bersama,” pungkasnya. (Sya)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com