Blok-A.com – Belakangan ini strick parents kian menjadi masalah yang ramai di dunia maya. Pasalnya strick parents tidak hanya didefinisikan galak namun lebih buruk daripada itu.
Strict parents didefinisikan sebagai penempatan standar yang diberikan oleh orang tua dengan tuntutan tinggi kepada anak. Disisi lain, strict parents ini membuat orang tua dipandang otoriter pada anak. Alasannya, anak rentan terkekang dan tidak bisa bereksplorasi dengan baik.
Tak jarang dari orang tua hanya bertujuan untuk mendidik anak dengan tegas, namun terkadang tidak memperhatikan anak dalam kebebasan berpendapat. Berikut ciri-ciri strict parents:
Strict parent cenderung memiliki pola asuh yang otoriter dan memaksa anak untuk mengikuti kemauan mereka tanpa memberikan ruang kepada anak untuk berpendapat. Anak dipaksa mengikuti standar mereka tanpa melihat kesanggupannya baik dalam segi fisik ataupun psikologis.
Disamping itu, strict parents tidak memberikan kesempatan pada anak untuk bertanya atau mengomentari aturan orang tua. Orang tua juga rentan memberikan hukuman yang berat apalagi anak melanggar aturan mereka.
Strict parents juga menggambarkan pola sikap orang tua yang egois dan menaruh harapan yang tidak realistis kepada anak. Parahnya, mereka umumnya menutup komunikasi yang baik pada anak.
Dengan standar dan tuntutan yang tinggi pada anak, membuat pola asuh anak pun juga berbeda. Apabila orangtua memberikan standar tinggi dengan dukungan yang hangat serta responsif kepada anak-anak, itu menjadi pola asuh yang berwibawa. Tetapi ada pula pola asuh yang ketat dengan orangtua bersikap dingin, tidak responsif, dan tidak mendukung anak-anaknya. Itu akan memberikan dampak negatif bagi anak.
Selain pola asuh strict parents yang mayoritas disudutpandangkan negatif, yuk kenali macam-macam parenting style lainnya:
• Authoritarian Parenting
Authoritarian parenting atau mengasuh dengan otoriter banyak diterapkan oleh orangtua. Parenting style ini lebih fokus pada istilah “orang tua selalu benar”.
Orangtua menganggap mereka selalu benar dan anak harus menuruti aturan orang tua tanpa membantah. Orangtua tipe ini sering mengabaikan pendapat anaknya.
Anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang agresif dan gemar berbohong. Pada awalnya mungkin anak akan patuh, namun seiring berjalannya waktu, ia akan memberontak. Hal ini merupakan imbas orangtua yang terlalu keras sehingga anak belajar berbohong agar terhindar dari hukuman.
• Authoritative parenting
Pola asuh yang berwibawa atau authoritative parenting fokus membangun lingkungan yang positif untuk anak. Orangtua tetap memberi aturan sesuai dengan gaya mereka, namun tetap mendengarkan pendapat anak.
Anak yang tumbuh dengan pola pengasuhan jenis ini lebih bertanggungjawab. Mereka juga pandai mengekspresikan pendapat mereka.
• Permissive parenting
Ada beberapa orangtua yang seakan membiarkan anaknya melakukan apapun yang mereka mau. Jenis parenting ini biasa disebut dengan parenting style permissive.
Parenting style ini juga tidak menerapkan disiplin yang ketat dengan harapan orangtua bisa dekat dengan anak layaknya teman.
• Neglectful parenting
Parenting style ini juga tidak menerapkan disiplin yang ketat dengan harapan orangtua bisa dekat dengan anak layaknya teman.
Nah itulah informasi terkait strick parents dan parenting style. Buat parents diluar sana, yuk kenali pola asuh anda kepada anak. Manakah yang paling efektif? (mg3/bob)










Balas