Blitar, blok-a.com – Sejumlah santri dari Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar yang tergabung dalam komunitas Banda1942 melakukan aksi sosial dengan memperbaiki jalan rusak di beberapa titik di Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya dengan cara menambal lubang-lubang jalan menggunakan cor beton.
Sebelum memulai pengecoran, para santri terlebih dahulu menandai lubang-lubang jalan menggunakan cat semprot. Langkah ini diambil sebagai peringatan dini bagi pengguna jalan yang melintas, dan dinilai efektif dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Sekitar 50 santri terlibat langsung dalam kegiatan ini, bekerja sama dalam mencampur adonan semen dan menambal jalan yang berlubang sebagai wujud kontribusi mereka terhadap lingkungan sekitar.
Koordinator kegiatan, Choirul Anam, S.Pd., M.Pd.I. mengatakan, bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian sosial tanpa tendensi untuk menyalahkan pihak manapun.
“Kami tidak ingin menyalahkan siapa pun. Ini murni aksi gotong royong untuk keselamatan bersama. Kami hanya ingin berdampak positif untuk sesama,” kata Choirul Anam, yang juga menjabat sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Misbahudin Ahmad (STITMA) Blitar.
Aksi ini mendapat sambutan positif dari warga setempat. Warga merasa terbantu dan lebih aman saat melintasi jalan yang sebelumnya rusak dan membahayakan.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan jadi contoh bagi komunitas lain untuk ikut ambil peran memperbaiki fasilitas umum,” kata Joko, salah satu warga yang melintas di lokasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menginspirasi berbagai elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam perbaikan lingkungan. (jar/lio)









