Rusak Menahun, Jalan Penghubung Dua Desa di Probolinggo Dijanjikan Perbaikan Usai Viral

Jalan penghubung Desa Krucil dan Desa Bremi, Probolinggo, yang rusak bertahun-tahun dapat janji perbaikan usai viral.
Jalan penghubung Desa Krucil dan Desa Bremi, Probolinggo, yang rusak bertahun-tahun dapat janji perbaikan usai viral.

 

Probolinggo, blok-a.com – Setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga, jalan penghubung Desa Bremi dan Desa Krucil, Kecamatan Krucil, yang rusak sejak 2017 akhirnya dijanjikan akan diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Janji perbaikan ini muncul setelah kondisi jalan tersebut viral di media sosial.

Namun, bagi warga Desa Bremi, janji tersebut dinilai datang terlambat. Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa kerusakan jalan telah menyebabkan banyak kecelakaan, mulai dari pengendara motor yang terjatuh hingga truk yang terguling. Perbaikan terakhir yang dilakukan pada 2017 hanya bertahan sekitar tiga tahun sebelum jalan kembali rusak.

Warga bahkan pernah melakukan perbaikan secara swadaya, namun hasilnya tidak bertahan lama. Menurut mereka, salah satu penyebab utama kerusakan adalah sistem drainase yang buruk.

“Kalau drainasenya tidak diperbaiki, jalan ini tidak akan bertahan lama meski diperbaiki berkali-kali,” ujar salah satu warga.

Selain itu, warga juga mempertanyakan mengapa akses menuju desa mereka tidak menjadi prioritas, padahal Desa Bremi memiliki potensi wisata yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sejumlah tokoh masyarakat turut mengkritik kebijakan pembangunan Pemkab Probolinggo yang dinilai kurang memperhatikan skala prioritas.

Mereka menyoroti anggaran yang lebih banyak dialokasikan untuk pembangunan fasilitas seperti gedung serbaguna dan stadion, sementara infrastruktur dasar seperti jalan justru terbengkalai.

“Selama hampir satu dekade, anggaran banyak terserap untuk proyek fisik, termasuk yang dilakukan dengan penunjukan langsung. Padahal, infrastruktur jalan justru menjadi kunci utama bagi perekonomian masyarakat,” kata salah satu tokoh masyarakat setempat.

Di sisi lain, Pemkab Probolinggo menyatakan bahwa perbaikan jalan ini merupakan bagian dari rencana pembangunan daerah dan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran.

Meski demikian, warga berharap pemerintah benar-benar serius dalam memastikan kualitas perbaikan agar jalan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.(rid/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com