BLOK-A – Beberapa pekan terakhir, netizen Indonesia melakukan penyerangan ke lembaga asing, yaitu Microsoft.
Sebelumnya, Digital Civility Index (DCI) milik Microsoft mengukur bahwa tingkat kesopanan pengguna digital internet warganet Indonesia menempati urutan terbawah se-Asia Tenggara.
Begitu memburuk meningkat 8 point ke angka 76, yang mana semakin tinggi angkanya, maka tingkat kesopanan semakin memburuk. Sedangkan disebutkan warganet paling ramah di Asia Tenggara diungguli oleh Singapura, lalu Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, hingga paling akhir adalah Indonesia.
Pada Kamis (25/2) malam akun Instagram Microsoft pun dibanjiri komentar hingga lebih dari 2.000 komentar, oleh netizen yang tak terima dengan hasil survei tersebut. Ramainya hasil survei tersebut mengundang reaksi netizen yang menilai positif hingga negatif.
“Microsoft engga tau kalau Indonesia punya sila ke 3 PERSATUAN INDONESIA. Soal serang menyerang pasti netizen +62 akan bersatu,” ujar @Tatisekowati1.
Sekaligus terdapat juga Netizen meminta maaf atas perilaku warganet Indonesia. “Kepada Microsoft, atas nama warga Indonesia, saya mohon maaf atas komentar kebencian di media sosial Anda,” ucap @mellamoesella.
Hingga, pada Jumat (26/2) pagi kolom komentar akun itu dinonaktifkan sampai dengan Rabu (10/3). Hingga Rabu (23/3) kemarin, netizen Indonesia masih mencuitkan komennya ke akun perusahaan besar itu.
“Enggak terima hasil survei Microsoft yang katakan netizen Indonesia paling tidak sopan di sosial media, akun IG microsoft pun diserang hingga fitur comment dinonaktifkan. Antara miris, namun lucu,” tulis @celanacargo mendukung warga +62 ini.










Balas