BLOK-A – YouTube akhirnya secara resmi memperkenalkan Shorts, fitur video pendek yang mirip dengan TikTok. Namun saat ini, Shorts dirilis masih dalam versi early beta untuk platform Android di India.
Desas-desus kehadiran Shorts pertama kali terdengar sejak April lalu, ketika CEO YouTube Susan Wojcicki mengungkap kehadiran fitur video pendek pada aplikasi besutannya.
“Videonya sungguh-sungguh singkat, kurang lebih 15 detik… itu adalah durasi yang tentu menarik untuk dilihat,” kata Wojcicki.
Layaknya fitur Reels milik Instagram, Shorts hadir untuk menjadi pesaing TikTok. Shorts memungkinkan pengguna untuk mengunggah video pendek berdurasi 15 detik dengan cuplikan lagu-lagu populer sebagai musik latarnya, sebagaimana dikutip dari The Verge, Selasa (15/9).
Pihak YouTube disebut telah bekerja sama dengan label musik hingga musisi ternama demi menghadirkan 100.000 lagu pada Shorts. Fitur Shorts sendiri dapat dijumpai pada aplikasi YouTube versi mobile.
Setelah merekam video dan menambah musik, pengguna dapat mengunggahnya untuk bisa disaksikan oleh pengguna lain. Nantinya, pengguna akan mendapati sebuah beranda baru pada laman YouTube, yang serupa dengan halaman “For You” pada TikTok. Beranda ini dikhususkan untuk menampilkan video-video pendek kreasi para pengguna fitur Shorts.
“Kami ingin kreator mobile generasi berikutnya bisa menumbuhkan komunitas baru di YouTube melalui Shorts,” tulis YouTube dalam sebuah laman berisi pengumuman soal fitur video pendek tersebut.
Rencananya, Shorts juga akan dirilis ke aplikasi YouTube di iOS. Sementara itu, belum ada informasi lebih detail mengenai kapan aplikasi ini bakal hadir di negara lain.




