Renovasi Stadion Kanjuruhan Sebentar Lagi, Kapan Pedagang Direlokasi?

Renovasi Stadion Kanjuruhan akan segera dilakukan, relokasi pedagang masih mengambang.(Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Renovasi Stadion Kanjuruhan akan segera dilakukan, relokasi pedagang masih mengambang.(Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Renovasi Stadion Kanjuruhan akan segera dilakukan oleh Kementerian PUPR RI, sesuai instruksi Presiden Jokowi. Bahkan pemenang tender telah diumumkan.

Namun, hingga saat ini rencana relokasi pedagang masih mengambang. Waktu pemindahan belum bisa dipastikan. Hal itu lantaran adanya perombakan rancangan lokasi relokasi.

Atas pertimbangan para pedagang, lokasi relokasi yang disiapkan sebelumnya dinilai sempit dan sepi pengunjung.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang pun menyiapkan rancangan lokasi relokasi semi permanen pengganti. Akan tetapi, perubahan rancangan ini tak bisa berlangsung instan.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang mengungkapkan, saat ini dirinya masih menunggu kelanjutan dari proposal yang telah dikirimkan ke Bank Jatim selaku pihak ketiga.

“Jadi bangunan semi permanen itu anggarannya kita ajukan ke pihak ketiga untuk membangunnya. Sampai hari ini proposal sudah masuk. Masih berproses di pihak ketiga, termasuk gambar-gambarnya sudah kita ajukan semua,” ujar Firmando saat dikonfirmasi Blok-a.com, Sabtu (26/8/2023).

Disinggung terkait besaran anggaran yang diperlukan untuk relokasi semi permanen, Firmando tak dapat menjelaskan secara gamblang.

Sebab, anggaran itu akan disampaikan penawaran oleh pihak ketiga kepada Pemkab Malang.

Dispora mengakui pihaknya sedikit kelimpungan atas perubahan usulan lokasi relokasi ini.

Sebab, setelah melakukan pertemuan pada Jumat (25/8/2023) kemarin, pedagang meminta lokasi relokasi semi permanen pindah ke lokasi awal yakni di sisi timur stadion.

“Dulu yang diajukan kita di timur, lalu tidak setuju. Kemudian kita fasilitasi di depan kolam renang. Sekarang ada usulan lagi kembali ke timur. Padahal proposal yang sudah kita ajukan ke pihak ketiga itu yang di depan kolam renang,” katanya.

Menanggapi usulan perpindahan tersebut, Firmando mengatakan akan fokus ke pertemuan dengan Kementerian PUPR sembari menunggu hasil pengajuan kerja sama dengan Bank Jatim.

“Karena proposal ke pihak ketiga juga butuh proses, nanti di akhir bulan kami sudah persiapan meeting dengan pemenang lelang pengerjaan stadion. Nanti solusinya kalau kami sudah meeting baru ketemu lagi dengan pedagang. Jadi klir dulu dengan PUPR karena persiapan pembangunan sudah mepet waktunya,” ulasnya.

Sehingga untuk percepatan pengerjaan renovasi stadion, lanjut Firmando, pedagang diharapkan dapat bersedia menempati tempat relokasi sementara yang rencananya akan dibangunkan tenda.

“Untuk percepatan nanti, harapannya mereka mau menerima sementara pakai tenda sambil nunggu pembangunan,” pungkasnya. (ptu/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com