MALANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali merupakan cara anyar pemerintah Indonesia untuk menekan angka kasus Covid-19.
Dampak dari PSBB Jawa-Bali bakal terasa bagi sejumlah sektor, termasuk musisi.
Kesempatan untuk menggelar gigs hilang setelah beberapa bulan ke belakang sempat menikmati adanya gigs dari cafe ke cafe.
Glorious Friends (GF) band ska asal Malang adalah salah satu yang terdampak akan adanya PSBB Jawa-Bali ini.
Padahal band yang digaungi Monica Yurike (Vocalis), Ardi (Pentrompet), Rizco (Trombonis), Rizqy Gobel (Gitaris/Vocal) dan Iren (Vocal) itu baru saja menikmati dua kali manggung dari cafe ke cafe di Malang.
Namun dengan adanya kebijakan PSBB Jawa-Bali di mana Malang Raya termasuk, membuat GF menghapuskan asa untuk menggelar gigs lagi di tengah pandemi Covid-19
“Kemarin kan sempat bisa lah menggelar gigs kecil. Ya cuma dua kali sih. Tapi sekarang adanya PSBB sudah pupus semua harus sabar lagi,” kata gitaris dan vocal dari GF, Rizqy Gobel ke Blok-A Jumat (8/1).
Menggelar gigs dan bertemu dengan penggemar secara langsung adalah hal yang penting bagi GF. Sebab Rizqy mengaku konser tatap muka itu mampu menjaga ‘kewarasannya’ sebagai musisi.
“Ya karena musik kami ini untuk berjoget bersama atau setidaknya kami dengar teriakan penonton itu mampu membuat nyaman psikologi kami. Pernah sih kami konser digital tapi kurang enak,” kata ia.
Untuk itu, Rizqy berharap setelah selesainya PSBB Jawa-Bali pemerintah pusat ataupun daerah untuk menengok kebutuhan para musisi.
Membuat suatu standar operasional atau protokol kesehatan untuk menggelar festival musisi secara tatap muka di tengah Pandemi Covid-19 adalah harapan Rizqy dan GF.
“Ya karena apa? Karena ke tempat pariwisata yang orangnya bercampur boleh buka dengan protokol kesehatan. Lah kami (musisi) ini ingin menggelar konser dengan ada aturan prokes. Tujuannya sama-sama rekreasi. Dan kami tidak membawa banyak orang sebanyak tempat wisata. Saya sangat berharap adanya peraturan prokes untuk festival musik kepada pemerintah. Apalagi habis ini ada vaksin kan,” tutupnya.
Sebagai informasi, GF sendiri merupakan band ska yang cukup aktif di tengah pandemi Covid-19.
Pada tahun 2020 lalu GF merupakan band ska yang mewakili Indonesia untuk tampil di dua gelaran festival musik berskala International, yakni Asian Ska Festival dan Peru Ska Festival.
Dua festival musik tersebut merupakan festival musik yang digelar secara daring dan juga mengundang band-band ska dari sejumlah negara-negara lainnya.










Balas