KABUPATEN MALANG – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Malang telah menetapkan tema debat paslon perdana di Pilbup Malang 2020, yakni ‘Kesejahteraan Rakyat’.
Menanggapi tema debat pertama tersebut, paslon independen di Pilbup Malang 2020 mengaku siap 100 persen untuk berdebat dengan dua paslon lainnya, yakni SanDi (H.M Sanusi – Didik Gatot Subroto) dan LaDub (Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono).
Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Sutopo Dewangga menjelaskan, Malang Jejeg siap debat terkait tema ‘Kesejahteraan Rakyat’ karena Malang Jejeg sudah menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas program sejak awal dimulainya perhelatan Pilbup Malang 2020.
“Buktinya sejak kampanye kami sudah punya program tentang Kesejahteraan Rakyat dengan membuat (program) ‘Jejeg Songo’ yang fokus untuk mensejaterahkan rakyat. Dan menurut saya paslon kami sudah siap berdebat,” kata Sutopo.
Program Malang Jejeg sendiri, kata Sutopo, juga akan dijadikan senjata untuk mempertanyakan keseriusan dua paslon lainnya terkait misi mereka mensejahterakan rakyat Kabupaten Malang.
“Kalau kami sudah berani teken kontrak politik dengan warga. Kalau Jejeg Songo tidak terlaksana Malang Jejeg siap dituntut rakyat untuk turun. Apakah yang lain siap? Kalau kami prinsipnya semua untuk rakyat. Yang menang Pilbup ya rakyat gak boleh diapusi (dibohongi),” tutupnya.
Sebagai informasi, debat paslon pertama ini rencananya akan disiarkan secara daring melalui kanal media sosial KPUD Kabupaten Malang pada 30 Oktober mendatang. Berlokasi di ruang paripurna DPRD Kabupaten Malang, KPUD Kabupaten Malang akan membatasi peserta yang hadir.
Hanya ada tiga Paslon, dua perwakilan Bawaslu Kabupaten Malang, lima komisioner KPUD Kabupaten Malang, dan moderator saja yang boleh berada di ruangan tersebut saat debat.










Balas
Lihat komentar