Pra UKW LKBN Antara Beri Pembekalan dari Kode Etik hingga Teknik Penulisan

Pra UKW secara daring yang diselenggarakan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara. (blok-a.com/Fajar)
Pra UKW secara daring yang diselenggarakan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara. (blok-a.com/Fajar)

Surabaya, blok-a.com – Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara menggelar Pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara daring, Rabu (23/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 WIB hingga 16.00 WIB ini, diikuti 31 jurnalis dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, GM Layanan Media dan Komunikasi Perum LKBN Antara, Gusti Nur Cahya Aryani menyampaikan pentingnya peran media sebagai pilar demokrasi.

“Sebagai jurnalis profesional, kita wajib menjaga integritas, kreatif, dan memelihara independensi,” kata Gusti Nur Cahya Aryani.

Gusti juga mengajak peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk membangun jejaring antar media di Jawa Timur.

“Manfaatkan kesempatan UKW ini sebaik mungkin untuk membangun jejaring, karena peserta berasal dari berbagai media di Jawa Timur,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi Dewan Pers, Maha Eka Swasta menyampaikan materi mengenai Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Ada 11 pedoman dalam KEJ yang wajib diketahui oleh seorang jurnalis agar publik percaya pada informasi yang kita sajikan,” jelas Mekos, sapaan akrab Maha Eka Swasta.

Mekos  juga mencatat, bahwa pada Juni 2025, Dewan Pers menerima 199 pengaduan masyarakat terkait pemberitaan, mencatat angka tertinggi dalam sejarah lembaga tersebut.

“Ini artinya, masyarakat mulai sadar akan haknya mendapatkan informasi,” tandasnya.

Ia menambahkan, adanya pengaduan tersebut, diduga karena seoranf jurnalis tidak memegang teguh 11 pedoman dalam KEJ.

“Kunci utama menjaga kemerdekaan dan kredibilitas pers dari Kode Etik Jurnalistik, ” pungkasnya.

Redaktur Internasional LKBN Antara, Primayanti sebagai pemateri terakhir, memberikan teknik penulisan, sepeti metode penulisan feature, tajuk, opini, dan straight news dan lainnya selama 4,5 jam.

“Seorang jurnalis bisa memberikan opininya terhadap suatu peristiwa tapi tetap dalam koridor jurnalistik,” tandas Primayanti.

Ia juga mengingatkan agar jurnalis menghindari hoaks dan manipulasi data, serta selalu menggunakan informasi dari sumber resmi dan data-data fakta bukan asumsi.

UKW yang bakal diselenggarakan Perum LKBN Antara pada 30-31 Juli 2025 di Surabaya ini, atas dukungan Astra, Pertamina Hulu Energi, Bank Central Asia (BCA), Pupuk Indonesia, Pertamina Power Indonesia, Exxonmobil Cepu Limited (EMCL), Bank Tabungan Negara (BTN), Sucofindo, Pelindo Marine Service, dan Pelni Logistics.

Dengan pelaksanaan Pra UKW ini, LKBN Antara berharap dapat meningkatkan kualitas jurnalis dan memperkuat sinergi antar media di Jawa Timur. (jar)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com