Polresta Malang Kota Gandeng Media Tangkal Isu Provokatif Jelang September Gelap

Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin ajak media jaga kondusivitas Kota Malang (humaspolresta)
Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin ajak media jaga kondusivitas Kota Malang (humaspolresta)

Kota Malang, blok-a.com – Menyongsong dinamika sosial yang kerap memuncak pada momentum September Gelap, Polresta Malang Kota mengambil langkah preventif dan preemtif dengan merangkul insan pers, mulai media cetak, online, televisi, radio hingga pegiat media sosial.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono melalui Wakapolresta, AKBP Oskar Syamasuddin, menggelar silaturahmi bersama wartawan di Kota Malang.

Dalam kesempatan itu, Oskar menegaskan media merupakan mitra strategis kepolisian dalam mengawal informasi publik yang sehat dan berimbang.

“Silaturahmi ini menjadi ruang menyatukan persepsi dan membangun sinergi. Kami ingin awak media menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Kota Malang yang aman, nyaman, dan damai,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya klarifikasi terhadap setiap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan. Terlebih, menjelang isu “September Gelap” dan peringatan Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2025, isu provokatif maupun ajakan destruktif rawan bermunculan di media sosial maupun pemberitaan simpang siur.

“Polresta Malang Kota siap menerima klarifikasi terkait berita miring yang bisa memicu provokasi. Kami ingin masyarakat, baik dari Malang maupun luar kota, merasa aman dan tenang,” tegasnya.

Oskar menekankan, Malang dengan ratusan kampus dan ribuan mahasiswa dari berbagai daerah adalah “miniatur Indonesia” yang harus dijaga kondusivitasnya bersama-sama.

“Wartawan punya peran penting sebagai pelopor informasi yang menyejukkan,” katanya.

Melalui kesempatan itu, Kapolresta Nanang juga menitipkan pesan agar media ikut aktif melawan disinformasi.

“Media adalah mitra kami. Mari kita ciptakan narasi positif, cegah disinformasi, dan lawan provokasi demi Kota Malang yang aman dan damai,” pungkas Oskar.

Silaturahmi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin wartawan senior Eddy Master. Polresta menegaskan, soliditas dan sinergitas kepolisian bersama media akan menjadi benteng utama menghadapi potensi kerawanan sekaligus menjaga reputasi Malang sebagai kota pendidikan yang damai dan kondusif. (yog)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com