Polresta dan Pemkab Banyuwangi Sweeping Truk Pengangkut Hewan Ternak Di Pelabuhan Ketapang

Banyuwangi blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama Polresta Banyuwangi melakukan Sweeping truk pengangkut hewan sebagai langkah tindakan pencegahan merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Banyuwangi.

Sweeping ini dilakukan di pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi sebagai pintu masuk dan keluar kabupaten yang ada di paling timur Pulau Jawa ini, untuk memantau secara intensif arus lalulintas ternak di Banyuwangi.

Jika menemukan truk pengangkut hewan ternak, anggota Polresta Banyuwangi didampingi anggota TNI langsung mengarahkan truk tersebut ke kantor Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya wilayah kerja Karantina Pertanian di Ketapang. Setiba di Balai Besar Karantina hewan-hewan yang diangkut truk tersebut langsung disemprot disinfektan, jika ditemukan ada hewan sapi yang kelihatan sakit langsung diturunkan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Wangi AKP Ali Masduki mengatakan, pengetatan pengiriman hewan ternak via Pelabuhan ASDP Ketapang dilakukan untuk mengantisipasi penularan PMK lebih meluas di Banyuwangi.

Anggota Polresta Banyuwangi ketika menggelar sweeping truk pengangkut hewan ternak di pelabuhan penyeberangan Ketapang.

Menurut AKP Ali Masduki, dasar pengetatan terhadap hewan ternak ini berdasarkan Surat Telegram Mabes Polri Nomor STR /534/VII/OPS.2/2022 tanggal 1 Juli 2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan PMK (sapi,kerbau,domba, kambing dan babi) agar tidak masuk ke wilayah Bali dan Surat Telegram Kapolresta Banyuwangi Nomor : B/1361/VII/2/2022/BAGOPS Tanggal 01 Juli 2022 Tentang Pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Namun ini harus kami lakukan agar tidak ada penyebaran lagi. Tidak hanya Polresta dan Pemkab Banyuwangi yang turun langsung dalam pengawasan, tapi juga stake holder terkait juga turut membantu pengawasan ini,” kata AKP Ali Masduki, Senin (4/7/2022)

Data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menyebutkan penyebaran PMK di Banyuwangi meningkat. Hingga Senin (4/7/2022) terdapat 156 kasus PMK. Sebanyak 145 ekor sapi masih dalam perawatan, sementara 11 ekor sapi dinyatakan sembuh.

Truk pengangkut hewan ternak langsung di giring menuju Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya wilayah kerja Pertanian Ketapang, Banyuwangi.

“Kami bersama dinas terkait terus melakukan upaya dalam penanganan PMK. Surveilans terus kita lakukan dan penanganan terhadap sapi sakit kita lakukan secara intensif. Karantina pun kita lakukan sebagai upaya antisipasi penularan PMK,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Wangi.

Lanjut mantan Kapolsek Kota Banyuwangi, pengawasan ini dilakukan kepada kendaraan pengangkut hewan ternak. Seluruhnya diminta menunjukkan dokumen pengiriman, kemudian diarahkan ke Balai Karantina untuk pemeriksaan kesehatan.

“Kegiatan ini sifatnya antisipasi penyeberan PMK. Kami bersama TNI dan Balai Karantina memeriksa truk yang mengangkut sapi. Dokumen kita periksa,” kata AKP Ali Masduki.

Hasil pengawasan, seluruh ternak dari Bali dikirim ke berbagai kota di Jawa Barat. Meski demikian, seluruh ternak wajib menjalani pemeriksaan di Kantor Karantina Ketapang. Selain dokumennya diperiksa, seluruh ternak disemprot disinfektan. Tujuannya, mencegah penularan PMK.

“Yang kita temukan, pengiriman ternak dari Bali DO nya ke berbagai daerah. Namun, tetap kita periksa kesehatannya sebelum dikirimkan ke daerah asal,” kata Penanggungjawab Wilayah Kerja Banyuwangi Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, Putu Swesti usai mengikuti sweeping.

Menurutnya, Bali masih bebas dari wabah PMK. Sehingga, pengiriman ternak keluar pulau tetap diperbolehkan.

“Tapi, dengan aturan ketat. Truk pengangkut ternak diberikan segel, tidak dibuka sebelum tiba di kota tujuan pengiriman,” pungkasnya.

Kegiatan penyekatan dan pemeriksaan oleh Petugas Gabungan terhadap kendaraan yang melintas dari Pulau Jawa ke Bali dari Pelabuhan ASDP Ketapang, maupun sebagai langkah Percepatan penanggulangan penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang akan masuk ke Pulau Bali

Secara keseluruhan kegiatan penyekatan dan pemeriksaan hewan ternak di Kawasan Pelabuhan Ketapang berlangsung aman lancar terkendali dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. (Kuryanto)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com