Penyesuaian Tarif Niaga dan Industri PDAM Gresik Disambut Positif Pelanggan Rumah Tangga

Kantor Pusat PDAM Giri Tirta di Jl. Raya Permata Perum Graha Bunder Asri No.07, Kembangan, Suci, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik.

Gresik, blok-a.com – Kenaikan tarif  niaga dan industri oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta disambut positif oleh masyarakat Gresik, khususnya pelanggan rumah tangga.

Penyesuaian tarif kelompok niaga dan industri akan menjadi sistem subsidi yang berdampak peningkatan pelayanan air bersih untuk masyarakat.

“Ini (penyesuaian tarif niaga dan industri) bagi kami, pelanggan rumah tangga sangat positif. Karena akan berdampak kepada perbaikan pelayanan pelanggan rumah tangga. Nanti Giri Tirta akan bisa melakukan peremajaan pipa yang sudah tua yang kerap bocor,” ungkap Ummi Khulsum, warga Gresik Kota Baru (GKB) Kamis (6/6/24).

Dikatakan Ummi, ia memahami kesulitan perusahaan air bersih milik Pemkab Gresik itu. Dengan menaikan tarif niaga dan industri artinya manajeman Giri Tirta memiliki pertimbangan yang baik.

“Nanti akan kembali kepada pelayanan untuk pelanggan maayarakat biasa. Namanya juga perusahaan pasti mencari untung. Tetapi untungnya mengambil dari industri untuk mengatasi pelayanan pelanggan masyarakat atau rumah tangga,” imbuhnya.

Ia juga meminta dan memberi kritik kepada manajemen Giri Tirta agar jika memang harus terganggu pelayanan air bersih atau mampet setidaknya jangan sampai 24 jam.

Karena kata dia, rata rata tandon air warga hanya bisa bertahan tidak lebih dari 24 jam.

“Kami pelanggan rumah tangga hanya minta itu. Yang pasti harus kita akui ada banyak yang dilakukan untuk memperbaiki pelayanan. Salah satunya dengan menaikkan tarif niaga dan industri,” bebernya.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta menjelaskan, penyesuaian tarif untuk niaga dan industri sudah dikaji secara matang.

Dengan harapan dan tujuan untuk mencapai peningkatan pelayanan rumah tangga.

“Memperbaiki peningkatan pelayanan tidak bisa serta merta. Tetapi harus melewati tahapan yang sebelumnya tidak pernaj dilakukan. Banyak hal yang kita perbaiki, termasuk soal SDM kota juga PR yang tidak mudah,” ungkapnya.

Ia menegaskan kenaikan tarif niaga dan industri akan kembali kepada pelanggan khususnya untuk masyarakat sehingga butuh tahapan dan penyesuaian tarif non rumah tangga.

“Kita ini pelayanan. Untuk pencapaian kita menggunakan cara yang bisa diterima akal. Karena ketentuan kenaikan untuk niaga dan industri sudah diperhitungkan dengan matang. Ujungnya adalah untuk pelayanan semua pihak. Utamanya adalah pelanggan rumah tangga,” pungkasnya.(ivn/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com