Kota Malang, blok-a.com – DPRD Kota Malang tengah melakukan evaluasi terhadap pengelolaan dan pemanfaatan Malang Creative Center (MCC). Evaluasi ini dilakukan seiring dengan rencana pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif (Ekraf) oleh pemerintah pusat.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan pihaknya menunggu hasil evaluasi dari legislatif sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Ia juga mengungkapkan adanya usulan pembentukan Komite Ekonomi Kreatif yang nantinya akan mengawasi operasional MCC.
“Itu adalah langkah yang kami lakukan. Nanti akan tetap ada Komite Ekraf. MCC pengelolaannya sekarang kan juga sedang dievaluasi oleh DPRD Kota Malang. Kita tunggu lah evaluasinya,” ujar Wahyu, Sabtu (24/5/2025).
Saat ini, pengelolaan MCC masih berada di bawah Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang.
Namun, dengan terbentuknya Dinas Ekraf, pengelolaan MCC direncanakan akan dialihkan agar lebih fokus dan sesuai dengan kebutuhan para pelaku industri kreatif.
“Kemarin kami sudah bicara ke Menekraf, sudah diminta segera untuk membentuk Dinas Ekraf. Kalau nanti sudah ada dinas tersebut, bisa terarah jelas. Sekarang kan masih di wewenangnya Diskopindag,” tambah Wahyu.
Ia pun meminta para pelaku ekonomi kreatif di Kota Malang untuk bersabar, karena saat ini juga tengah disusun Peraturan Daerah (Perda) yang akan mengatur pengelolaan MCC secara khusus.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sorraduhita, menyebut bahwa evaluasi MCC saat ini masih dalam pembahasan Komisi B DPRD. Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang matang untuk memaksimalkan potensi MCC sebagai aset strategis kota.
“Bagaimana pun MCC adalah salah satu aset yang baik untuk Kota Malang. Pengelolaannya kita harus matang karena di situ ada banyak sekali bidang dan stakeholder,” ujarnya.
Amithya juga menambahkan bahwa pengelolaan MCC idealnya berada di bawah satu dinas pengampu, termasuk dalam aspek perencanaan dan penganggaran. Dengan demikian, konsep dan operasional pengelolaan bisa lebih terarah.
“Saya kira nanti kalau kita sudah ketemu konsepnya, ada satu stakeholder yang memang betul-betul bisa ditunjuk untuk itu. Nanti kita bisa petakan melalui item-item apa saja sebenarnya yang akan kita kerjakan, diampu dan dikonsep di MCC,” tutupnya. (yog/lio)









