KOTA BATU – Sebanyak 27 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batu (Pemkot) mengikuti lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) eselon II di lima organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong. Dari yang mengikuti lelang, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berharap jabatan tersebut bisa diisi pejabat muda.
Dewanti juga mengatakan mereka yang tengah mengikuti lelang JPTP eselon II supaya bisa taat aturan yang ada. Tentunya agar bisa mengikuti setiap proses hingga akhir.
“Dengan adanya lelang JPTP eselon II ini tentu memiliki harapan besar nanti yang memimpin bisa diisi oleh pejabat muda. Karena tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa terjadi,” kata Dewanti, Sabtu (12/9).
Walikota juga berharap yang memimpin OPD yang kosong nantinya bisa sejalan dengan visi dan misinya. Selain itu juga memiliki kemampuan yang benar-benar dibutuhkan oleh OPD tersebut.
“Yang dipilih nanti tentunya yang memiliki kemampuan sesuai dengan bidangnya. Sehingga dengan proses lelang ini bisa mengetahui sejauh mana kemampuan para ASN tersebut,” tambah istri Eddy Rumpoko ini.
Lebih lanjut, nantinya pejabat muda yang bisa mengisi kekosongan OPD ini juga harus mampu berdedikasi tinggi terhadap posisi yang telah diperebutkan. “Jangan sampai setelah berhasil di posisi tersebut lupa tanggung jawabnya,” tegas Dewanti.
Untuk diketahui, lima jabatan yang dilelang yakni kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kemudian kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta staf ahli wali kota bidang pemerintahan hukum dan politik.
Dari lima jabatan OPD itu, yang paling banyak diminati yakni staf ahli wali kota bidang pemerintahan hukum dan politik dengan tujuh pelamar. Lalu, kepala DLH diikuti enam pelamar. Kepala Satpol PP serta kepala DPMPTSP dan Naker masing-masing lima orang. Sedangkan kepala DPUPR diikuti empat pelamar.
Beberapa nama peserta pelamar yang sudah tak asing lagi antara lain Alfi Nurhidayat yang saat ini menjabat sekretaris DPUPR, Bangun Yulianto sebagai sekretaris DPKPP, Endro Wahyudi yang merupakan kabid perumahan dan permukiman, M. Nur Adhim sebagai sekretaris satpol PP, dan Hendri Suseno merupakan sekretaris Dinas Pertanian.




