Pemkab Sidoarjo Rampungkan Percepatan Perbaikan Jalan Sebelum Lebaran

Proses perbaikan jalan rusak di Sidoarjo (foto: ist)
Proses perbaikan jalan rusak di Sidoarjo (foto: ist)

Sidoarjo, Blok-a.com – Mendekati Idulfitri 2026, percepatan perbaikan jalan terus dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) kabupaten Sidoarjo. Selain menargetkan penyelesaian perbaikan di 25 titik pekerjaan yang direncanakan, dinas PUBMSDA bersama masing-masing kecamatan terus berupaya merampungkan pekerjaan tambal sulam jalan melalui skema Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK), sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Bupati Sidoarjo,Subandi menegaskan pentingnya percepatan perbaikan jalan dilakukan, terlebih menjelang hari raya Idul Fitri. Karena menyangkut keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Ia meminta seluruh camat bekerja sama dengan Dinas PUBMSDA untuk memastikan perbaikan jalan dapat segera dituntaskan.

“Saya minta agar PU bersama camat memaksimalkan sisa waktu sebelum lebaran untuk segera menuntaskan perbaikan 25 ruas jalan. Termasuk yang belum masuk daftar,” kata Bupati Subandi, Jumat (13/3/2026).

Diharapkannya, camat dan Dinas PUBMSDA agar turun langsung ke lapangan untuk melakukan mitigasi dan pemetaan prioritas ruas jalan yang paling banyak dikeluhkan warga.

“Ayo kerja bareng-bareng antara camat dan PU. Kita harus bekerja maksimal agar perbaikan jalan. Baik melalui kegiatan yang dilaksanakan PU maupun program PIWK, selesai tepat waktu,” harapnya.

Dijelaskannya, selain percepatan perbaikan jangka pendek, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui penyusunan master plan perbaikan jalan pada tahun 2027. Melalui rencana tersebut, seluruh ruas jalan akan dipetakan secara detail untuk menentukan prioritas penanganan. Baik betonisasi, overlay atau pelapisan ulang maupun perawatan rutin.

“Kalau master plan sudah berjalan, tidak ada lagi pekerjaan tambal sulam. Jalan yang diperbaiki harus benar-benar kuat dan tidak cepat rusak kembali,” tegasnya.

Dalam proses pemetaan tersebut, masih kata Subandi, Pemkab Sidoarjo juga akan memanfaatkan teknologi drone untuk mengetahui kondisi jalan secara akurat. Selain itu, analisis struktur jalan dengan perhitungan beban kendaraan yang melintas akan dilakukan. Tujuannya agar konstruksi jalan dapat dirancang lebih kuat dan tahan lama.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo, M.Mahmud, menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya melakukan penambalan kerusakan jalan, tetapi juga meningkatkan kualitas konstruksi jalan dengan betonisasi agar lebih kokoh.

“Beberapa ruas jalan yang direncanakan akan dibeton antara lain Krian (RPH)–Kemangsen, Kebonagung–Tambak Kemerakan, Kedungturi–Kedungturi, Gedangan–Betro, Tambakcemandi–Tambakoso, Blurukidul (Lingkar Timur)–Sidoklumpuk, serta Ngaban–Kedungbanteng di depan SMP 2 Tanggulangin,” ungkapnya.

Direncanakan program betonisasi tersebut juga dilengkapi dengan penataan drainase melalui pembangunan saluran U-Ditch. Agar aliran air lancar dan tidak menggenangi badan jalan yang dapat mempercepat kerusakan.

Harapannya, upaya betonisasi dan perbaikan drainase tersebut mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Harapan kami dengan betonisasi dan perbaikan drainase, kualitas jalan di Sidoarjo lebih kuat dan tahan lama. Sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antar wilayah serta meningkatkan perekonomian daerah,” pungkasnya. (fah/ova)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com