MALANG – Dakwah bisa berisi berbagai materi. Seperti yang dilakukan Puskesmas Kendalkerep yang memanfaatkan toa Musala sebagai tempat “Dakwah” kesehatan. Inovasi penyuluhan kesehatan dinamakan penyuling atau penyuluhan keliling.
Caranya, petugas medis Puskesmas Kendalkerep mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat lewat toa. Pengeras suara musala itu diisi materi edukasi dan informasi mengenai Covid-19. Harapannya, materi bisa tersampaikan secara menyeluruh kepada masyarakat sekitar.
“Karena penyuluhan secara tatap muka tidak bisa dilakukan langsung satu-satu, maka kami melakukan penyuluhan keliling. Biasanya kami melakukan penyuluhan melalui masjid dan Musala di daerah yang kasusnya cukup banyak,” papar Kepala Puskesmas Kendalkerep, dr AAI Ngurah Kunti Putri.
Selain itu, berbagai macam materi edukasi terkait Covid-19 juga diberikan oleh Bagian Promosi Kesehatan Puskesmas Kendalkerep.
Materi yang disampaikan dalam penyuling ini termasuk antisipasi hingga penanganan jika ada jenazah pasien Covid-19 di daerah mereka.
“Selain itu juga ada himbauan physical distancing dan sosial distancing, penggunaan masker, mengurangi intensitas keluar rumah,” tambahnya.
Kegiatan penyuluhan ini sudah dimulai sejak pandemi Covid-19 meluas. Setidaknya petugas puskesmas dalam sehari akan keliling di tiga RW untuk sosialisasi kepada masyarakat.










Balas
Lihat komentar