Mochammad Holil Asyari, Pimpin HKTI Jember

Saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Susunan dan Personalia Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember untuk masa bakti 2022-2027. (blok-a.com/Anggun)

Jember, blok-a.com – Penetapan Susunan dan Personalia Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember untuk masa bakti 2022-2027 telah diputuskan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI pertanggal 2 /Maret/2022.

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang Ketua Umumnya adalah Fadli Zon ini, telah memilih Mochammad Holil Asyari sebagai Ketua HKTI Kabupaten Jember.

“Pada bulan Maret Surat Keputusan (SK) turun kepada saya, dan saya bersama teman-teman di Jember sudah siap mengurus HKTI yang dipimpin oleh Bapak Fadli Zon yakni HKTI kubu Prabowo,” seru Mochammad Holil Asyari.

Holil mengaku optimis jika HKTI segera bangkit membenahi konsolidasi organisasi dan melaksanakan program kerja dengan kemandirian anggota.

“Ketika melihat persoalan pada petani di Jember seperti ini, maka kami harus bergerak dan melangkah melaksanakan konsolidasi tingkat Kecamatan Se Kabupaten Jember bahkan sampai tingkat Desa,” jelasnya.

Holil mengatakan, HKTI Jember bersama seluruh jajarannya mengaku siap mewujudkan ketahanan pangan sekaligus mewujudkan kesejahteraan ekonomi petani di Kabupaten Jember.

“Kami juga telah menghubungi beberapa petani di beberapa Kecamatan, Mereka sudah siap untuk menjadi pengurus HKTI yang dipimpin Pak Fadli Zon,” bebernya.

Untuk HKTI Kabupaten Jember sendiri Holil menyampaikan, lebih memilih untuk mengkampanyekan para petani untuk menggunakan pupuk organik.

“Untuk program unggulan, kita lagi memproduksi pupuk organik yang tempatnya ada di Wonosari,” tuturnya.

Hal itu dilakukan karena penggunaan pupuk kimia secara terus menerus dan tidak diberlakukannya pola tanam yang benar dapat berdampak pada hasil panen yang tidak maksimal dan akan merugikan bagi petani.

“Pupuk organik ini akan kita kembangkan, untuk beberapa waktu yang lalu ada perwakilan dari  Kementrian Pertanian (Kementan) dan telah melihat produksi pupuk organik kami dan pupuk ini akan kita buat menjadi produk unggulan,” katanya.

Ketua HKTI Kabupaten Jember ini berharap, organisasi tersebut mampu mengambil peran sebagai solusi atas berbagai masalah yang ditemui para petani di Jember. Mulai dari ketersediaan pupuk dan bibit sehingga kebutuhan-kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

“Harapan saya, organisasi ini dapat bermanfaat bagi semua masyarakat. Karena HKTI ini lebih spesifik di bidang pertanian walaupun didalamnya juga menangani bidang perikanan dan kelautan akan tetapi pertanian ini akan yang akan kita perjuangkan,” pungkasnya.(Anggun)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com