Mengenal Yayak, Seniman Perangkai Bunga Batu Love Garden dengan Tema Nyentrik

Rangkaian Bunga Karya Yayak
Rangkaian Bunga Karya Yayak - foto: Aga

KOTA BATU – Batu Love Garden memfasilitasi banyak seniman untuk bebas berkarya dengan bunga apapun. Ialah Yayak, seorang florist attendant yang mengangkat tema artivisual dalam karyanya.

Artivisual ia artikan sebagai rangkaian bunga yang tidak monoton dan menawarkan sesuatu yang berbeda untuk dilihat.

“Konsepnya nyeleneh dan lebih ke nyentrik. Beda dengan karangan bunga yang hanya menawarkan keindahan,” terang Yayak.

Pria asal Sumberpucung ini mengaku latar belakangnya memang bekerja di Klub Bunga sebagai perias bunga.

Ia baru bergabung dengan Batu Love Garden pada November kemarin. Nantinya, ia akan terus merangkai konsep-konsep unik dengan ciri khas perawatan yang dapat dilakukan oleh siapapun.

“Saya gak suka sekedar bikin, harus bisa maintenance juga. Biar bisa awet 1-2 tahun, pengunjung juga bisa pegang tanpa takut rusak,” ungkapnya.

Beberapa karyanya menggambarkan sisi feminim dari kehidupan dalam bentuk visual. Salah satu karyanya yang baru saja selesai berjudul “Melamun”, dimana pengerjaannya sendiri memakan waktu 4 hari tanpa bantuan orang lain.

Sejauh ini, di Batu Love Garden ia sudah berhasil mengerjakan sekitar 6 karya seni visual. Rata-rata penggunaan karya seninya melibatkan bambu, rotan, ranting pohon, dan berbagai alat daur ulang lainnya.

Metodenya beragam, dan kebanyakan referensinya adalah kepada Ikebana dari Jepang.

Penasaran dengan karya-karyanya yang lain? Nantikan lebih lanjut di Batu Love Garden. Selamat menunggu!

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com