Kota Malang, blok-a.com – Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memburu lukisan di Kota Malang untuk mengisi museumnya di Pacitan.
Mantan presiden ke-6 ini berburu lukisan di Azan Gallery yang terletak di perumahan Araya Kota Malang, Minggu (5/2/2023).
Di kedatangannya di galeri tersebut, SBY sempat berbincang ke 7 pelukis yang juga memamerkan lukisannya di gallery itu.
Terlihat SBY berkeliling ke galeri tersebut melihat satu per satu lukisan. Pelukis pun bergantian untuk menjelaskan makna lukisannya ke SBY.
Seusai berbincang, SBY mengaku belajar banyak ke pelukis yang terhitung senior di galeri itu hari ini.
“Saya sebagai pendatang di dunia seni lukis juga berbagai pengalaman dengan para pelukis senior. Agar saya bisa lebih mengembangkan kemampuan melukis saya,” tuturnya.
Dia pun sempat memilih beberapa lukisan yang ada sekitar 18-an di galeri itu. Beberapa lukisan itu akan dipilihnya dan akan ditempatkan di museum SBY-Ani di Pacitan.
“Saya kebetulan membangun museum dan gallery lukisan di Pacitan. Saya berusaha membeli beberapa lukisan untuk menambah lagi variasi lukisan. Karena sebentar lagi diresmikan,” ujarnya.
Dia sengaja memilih galeri di Kota Malang ini karena SBY ingin lukisan di museumnya diisi oleh karya pelukis lokal Indonesia.
Dia pun tidak memandang siapa pelukisnya asalkan lokal dan karya seninya dinilai bagus, SBY akan membeli dan menempatkannya di museum.
“Lukisan-lukisan itu sebagian besar karya ajak bangsa. Saya tidak melihat pelukisnya, bisa pelukis pinggir jalan, bisa yang punya sanggar dan bisa juga yang punya nama. Yang penting kalau itu bagus beautiful dan masyarakat suka akan saya koleksi,” ujarnya.
Setelah melihat lukisan, Ia mengaku hasil karya para seniman itu bagus dan rencananya akan dibeli. Tapi untuk kepastian lukisan yang mana, dirinya belum membocorkannya.
“Tadi saya lihat beberapa dan saya cocokkan dengan lukisan yang sudah ada. Saya nanti akan beli lukisan yang belum ada. Saya akan beli banyak. (Tema lukisan) macem-macem, ada wayang, kehidupan, tokoh-tokoh dan ada lagi yang semi abstrak tapi beautiful,” tuturnya.
SBY menambahkan, untuk mengembangkan dunia seni budaya ini membutuhkan kebersamaan baik dengan pemerintah dan dunia usaha. Harapannya dengan bergerak bersama antara pelaku seni budaya bersama pemerintah dan pengusaha usaha harapannya seni budaya bisa berkembang dan maju.
“Namun, dunia seni budaya dan olahraga makin berkembang lah karya para seniman kita dan para seniman sendiri itu juga perlu memiliki pikiran-pilihan dan inisiatif mengkomunikasikan hasil karyanya kepada masyarakat luas,” kata dia.
Sementara itu, pemilik Azam gallery, Azam Bachtiar mewakili seniman lain mengaku sangat senang karena mendapat apresiasi langsung dari SBY. Ia menyampaikan bahwa sebelumnya 18 lukisan itu telah ditunjukkan dalam bentuk file kepada SBY.
“Saya kirim file ke ajudan, terus sekarang beliau datang untuk melihat secara fisik dan kurasi (memilih secara langsung) dari belasan lukisan itu mana yang akan dipilih. Tadi kabarnya mau beli banyak yaa kami bersyukur, karena kami belum tahu mana yang dibeli,” tandasnya. (bob)




