Mahasiswa Demo Omnibus Law di Malang, Wakapolda Jatim Sampai ‘Turun Gunung’

Suasana Pengamanan Polisi Di Gedung Dprd
Suasana Pengamanan Polisi Di Gedung DPRD Kota Malang - Foto: Haekal Ammarasyad

MALANG – Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Drs Slamet Hadi Supraptoyo terlihat “turun gunung” sampai ke Malang. Ini imbas aksi demo oleh mahasiswa dan buruh di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (8/10).

Slamet hadir sekitar pukul 10.30 didampingi Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata. Terlihat, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona juga sudah di lokasi.

Sementara hingga pukul 11.00 WIB siang, pendemo sudah padati bunderan Alun-alun Tugu Kota Malang. Beberapa bahkan sudah ada yang melempar botol aqua ke arah Gedung DPRD Kota Malang. Termasuk petasan, dan flare. Baru juga dilempar ke arah gedung DPRD Kota Malang.

Ribuan aparat pun siaga amankan demo Omnibus Law di Kota Malang. Untuk antisipasi mencegah kerusuhan demo dari berbagai aliansi mahasiswa dan buruh di Kota Malang hari ini, barracuda dan water cannon disiapkan.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution membeberkan, jumlah massa yang melakukan aksi demo Omnibus Law sebanyak 900 orang. Untuk mengantisipasi dan menjalankan keamanan setidaknya telah dikerahkan sebanyak 1.200 personil kepolisian.

“Jumlah masa yang hadir kurang lebih sekitar 900 orang. Secara umum dari Polresta Kota dan BKO ada 1200 an personil yang diturunkan,” papar Rama.

Dari informasi yang didapat, demo kali ini akan dihadiri oleh Aliansi BEM Malang Raya dan para buruh sejak sekitar 08.00 WIB pagi ini, para mahasiswa telah berkumpul di titik kumpul awal di belakang Stadion Gajayana.

Pihak kepolisian sudah bersiap sejak pagi tadi. Mereka telah tersebar di sejumlah titik. Paling banyak berada dikawasan belakang stadion Gajayana dan di depan Gedung DPRD Kota Malang.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.