Lewat Simoli dan Sipegas, Puskesmas Rampal Celaket Monitoring Limbah Pasien Positif Covid-19

Limbah Pasien Positif Covid 19
Limbah Pasien Positif Covid 19 - Foto: Elfran Vido

MALANG – Siapa sangka, limbah bisa sangat berbahaya. Apalagi limbah pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Sebelum dilarang di Kota Malang, isolasi mandiri jadi momok menakutkan bagi sekitar. Untuk itu, Puskesmas Rampal Celaket menciptakan program Simoli Tanggap Covid-19 (Sistem Monitoring Limbah Rumah Tanggap Covid-19).

Simoli Tanggap Covid-19 ini pada dasarnya modifikasi dari program monitoring limbah yang biasa rutin dilakukan Puskesmas. Namun, karena sedang pandemi Covid-19, Puskesmas memfokuskan pada penanganan limbah pasien positif yang melakukan isolasi mandiri.

“Jadi sebelum ada kebijakan safe house, warga itu resah sekali dengan warga positif yang isolasi mandiri di rumah. Jadi kita harus selalu turun langsung menenangkan. Akhirnya kita buat program Simoli ini untuk memonitor pasien yang positif, jadi mereka bisa terpantau,” urai Shinta Trinovia Kumalasari, Petugas Promkes Kesehatan Puskesmas Rampal Celaket, Jumat (23/10).

Shinta menyebut pasien positif wajib mengisi form terkait berbagai hal. Seperti kapan mereka membuang sampah, kapan mereka disinfeksi rumah, dan sebagainya.

“Ini untuk memantau dan menenangkan warga. Dimana akhirnya kita bisa memberitahukan ke petugas sampah, karena mereka juga punya potensi terpapar dari limbah itu,” tambahnya.

Program lanjutan Simoli itu dinamakan Sipegas (Edukasi Petugas Sampah). Sipegas mengedukasi para pasukan kuning agar berhati-hati kala memungut sampah. Khususnya kala datangi rumah pasien positif yang menjalani isolasi mandiri dirumah.

“Risiko petugas yang mengambil sampah itu besar. Kita ada tiga titik TPS, kita datangi TPS, kita edukasi pakai petugas sampah pakai leaflet, kita berikan masker dan vitamin juga. Kita berikan pengertian, semua orang punya risiko yang sama menularkan Covid-19,” tandas Shinta.

Petugas sampah diedukasi agar rutin mengganti maskernya. Juga, rutin cuci tangan dan selalu membawa hand sanitizer kemanapun bekerja.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com