KOTA BATU – Setelah kurang lebih 6,5 jam melakukan pemeriksaan di Gedung Balaikota Among Tani, terlihat petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keluar dari ruang rapat Dinas Pendidikan, Rabu (6/1).
Dari pantau Blok-A anggota KPK terlihat membawa dua koper berukuran besar berwana hijau dan hitam. KPK juga bergegas berjalan cepat menuju lobby gedung Balkot untuk ke mobil.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih yang terlihat keluar dari ruangan tidak mau bicara banyak. Bahkan saat ditemui rekan media di kantornya ia tidak mau berkomentar.
“No comment ya rek,” katanya sambil berjalan masuk.
Tak hanya Eny, Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Mistin juga melakukan hal yang sama. Bahkan saat keluar sekitar pukul 14.50 Wib ia memilih bungkam sambil tersenyum.
“Uwes-uwes rek gak komen aku (sudah-sudah tidak komentar saya),” kata Mistin sambil tersenyum dan masuk ke dalam lift.
Selain itu mantan pegawai Dinas Pendidikan yang saat ini menjabat menjadi Kabag Umum, Esti Dwi Astuti juga terlihat keluar dari ruangan pemeriksaan.
Sementara Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengaku tidak tahu menahu terkait pemeriksaan dari KPK. Bahkan dia tidak tahu tujuan pemeriksaan KPK dimana saja.
“Loh saya gak tahu, masak tanya saya. Tanya yang periksa lah. Kan dari tadi saya ada di lantai 5,” ujar Dewanti.










Balas