Komisi B Harapkan Dekopinda Sidoarjo Jadi Lokomotif Ekonomi Kerakyatan

Wakil Ketua Komisi B DPRD kabupaten Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho (foto: ist)
Wakil Ketua Komisi B DPRD kabupaten Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho (foto: ist)

Sidoarjo, Blok-a.com – Kepengurusan baru Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Sidoarjo diharapkan mampu menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sidoarjo melalui tiga aspek utama: advokasi, edukasi, dan fasilitasi.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, mengatakan pengurus Dekopinda dituntut memiliki disiplin tinggi, berpikir terbuka, dan bekerja keras untuk berinovasi di era modern ini.

“Pengurus dituntut memiliki disiplin yang tinggi, berpikir terbuka, dan bekerja keras untuk berinovasi melalui program digitalisasi serta peningkatan SDM yang ada di Lembaga Pendidikan Koperasi Daerah (Lapenkopda),” terang Kusumo di Sidoarjo, Rabu (4/3/2026).

Kusumo menekankan, sebagai pilar ekonomi nasional, tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi gerakan koperasi, menyusun langkah strategis, dan membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan pengurus Dekopinda.

Dengan landasan asas gotong royong, Dekopinda Sidoarjo diharapkan mampu melahirkan gagasan konkret bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.

“Mari kita jadikan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan dan pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Untuk itu, menjadi tugas Dekopinda memberikan advokasi, edukasi, dan fasilitasi yang dapat diterjemahkan dengan baik ke masing-masing bidang,” ungkap Kusumo.

Program Digitalisasi dan Ketahanan Pangan

Komisi B berharap kepengurusan baru Dekopinda mampu mengaplikasikan program digitalisasi, ketahanan pangan, dan penguatan sumber daya manusia melalui Lapenkopda di Sidoarjo.

Menurut Kusumo, Lapenkopda bisa bekerja sama sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Sinergitas program melalui marketplace dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak potensi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Kita berharap Pemkab Sidoarjo juga membangun marketplace khusus untuk UKM dan koperasi, dalam hal ini Koperasi Desa Merah Putih. Kami yakin, Dekopinda bisa menjadi partner yang baik untuk itu,” harapnya.

Kusumo optimistis koperasi akan menjadi tempat pilihan untuk berbelanja, di mana dropshipper dan reseller bisa bersinergi dengan koperasi.

“Koperasi sebagai lokomotif ekonomi akan menjadi testimoni apakah akan mengikuti arus global atau mempertahankan kekuatan lokal,” pungkasnya.

Dekopinda Sidoarjo merupakan organisasi payung koperasi di tingkat kabupaten yang bertugas mengembangkan dan memberdayakan gerakan koperasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. (fah/ova)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com