Kisah Siswa SMKN 4 Malang Lolos Paskibraka Kota Malang, Perlu Doa dan Usaha Keras

Empat siswa SMKN 4 Malang yang lolos Paskibraka Kota Malang, Selasa (23/08/2022) (blok-a/Syams)

Kota Malang, blok-a.com – Naila Trias M (17) siswa asal SMKN 4 Malang berhasil menjadi perwakilan sekolah untuk menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam peringatan HUT RI ke 77 pada 17 Agustus 2022 di Balaikota Malang.

Tak sendiri, Nila Trias terpilih bersama Ach. Hasbil Wafi, Maulans Aziz, Naurah Waly yang merupakan perwakilan dari siswa SMKN 4 Malang.

Naila Trias, Pelajar kelas XI asal SMKN 4 Malang terpilih menjadi pembawa bendera merah putih pada Upacara Hari Kemerdekaan RI ke 77 di Balaikota Malang setelah melewati pelbagai seleksi ketat.

“Seleksi awal dimulai dengan seleksi online dengan mengisi data data persyarstan,setelah itu disaring terus mengikuti seleksi pertama yaitu seleksi wawancara kesehatan setelah itu ada seleksi pantukir dan akhirnya keterima,” ungkap Naila.

Berbagai seleksi dilaluinya dan berhasil menyingkirkan lebih dari setengah pendaftar, hal tersebut tak mudah menurutnya. Dia harus berjuang untuk tak pernah membuat kesalahan sekecil apapun. Dia pun harus berlatih setiap hari untuk menyempurnakan gerakan baris berbarisnya.

“Pendaftar awal kisaran 400 an dan yang diterima sejumlah 78 anak, 44 putra dan 43 putri,” paparnya.

Berbagai tahapan seleksi tidak mudah dilaluinya, tapi jika sudah ada niat tidak ada yang tidak mungkin menurutnya, baginya niat harus dibarengi dengan usaha dan doa.

“Sejauh ini tidak ada yang sulit menurut saya jika ingin berusaha dan berdoa, agak sedikit nerves aja pas diwawancara,” lanjutnya.

Ia merasa bersyukur telah mewakili sekolah, dari 15 anak pendaftar hanya 4 anak yang diterima. Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri menurutnya.

“Dari sekolah 15 anak yang mendaftar, tetapi hanya lolos 4 anak, saya bersyukur bisa menjadi salah satunya dan bisa bergabung menjadi bagia dari paskib Kota Malang,” ungkapnya.

Petugas paskibra penbawa baki ini mengaku banyak pengalaman berharga yang di ambil saat bergabung dengan paskib Kota Malang, menurutnya ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan.

“Pengalaman banyak yang saya dapat mulai dari pembentukan fisik, mental, lebih percaya diri, jiwa kepemimpinan, serta banyak belajar soal ilmu pancasila dan lain lain,” paparnya.

Diakhir anak dari pasangan buruh pabrik dan pegawai swasta ini mengucapkan rasa syukur, bangga dan terimakasih untuk semua yang sudah membantu serta mendukung atas tercapainya keinginnya bergabung di paskibraka Kota Malang.

“Saya mengucapkan terimakasih untuk sekolah yang sudah mendukung, teritama untuk orang tua yang sudah mendoakan, untuk pelatih yang sudah mendampingi di lapangan, saya bangga atas capaian yang sudah saya capai saat ini,” tutup Naila.

Terpisah, Kepala Sekolah, Drs. Gunawan Dwiyono, M.Pd juga mengucapkan rasa bangganya terhadap siswa siswinya yang tergabung pada paskib Kota Malang.

“Kami bangga dengan prestasi mereka, terlebih baru tahun ini setahu saya ada pembawa bendera yang mewakili SMKN 4 di upacara Pemkot Malang,” ucap Gunawan.

Pihaknya juga memberikan privilege khusus anak anak didik yang memiliki kemampuan atau prestasi lebih di luar sekolah untuk tidak dibebani penugasan sekolah yang sepadan dengan siswa siswi biasa.

“Guru guru diminta untuk memberi mereka tugas yang sekiranya tidak membebani mereka sama dengan siswa di sekolah. Sehingga penuh konsentrasi anak anak mengikuti pemusatan latihan paskibra dengan sempurna,” tuturnya.

Di akhir, Wakil Kepala Sekolah SMKN 4 Malang, Wuryandaru,S.Pd, juga menyampaikan rasa bangga saat diundang di malam kenegaraan pada 17 Agustus Malam oleh Pemerintah Kota Malang.

“Pemkot mendang kami di malam kenegaraan pada 17 malam, saya cukup berbangga siswa kami ikut serta di dalamnya, suatu prestasi tersendiri lah bagi kami,” tutup Wuryandaru.
(mg2)

Exit mobile version