KABUPATEN MALANG – Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PDIP sekaligus Ketua Tim Pemenangan Paslon SanDi, Hari Sasongko dikabarkan masih dalam keadaan kritis.
Harsas sapaan akrabnya kini sedang dalam perawatan RSUD dr. Moewardi Surakarta setelah mengalami kecelakaan lalu lintas Jumat (13/11) lalu dan mengakibatkan luka di kepalanya.
Untuk itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang sekaligus Calon Wakil Bupati Malang dari Paslon SanDi, Didik Gatot Subroto langsung memberikan perhatian. Didik, Minggu (15/11), langsung berangkat ke Surakarta untuk menengok keadaan Harsas.
“Saya ini masih perjalanan ke sana masih belum tahu kondisinya bagaimana. Doakan saja semakin membaik,” kata Didik saat dihubungi Blok-A Minggu (15/11).
Didik juga menjelaskan bahwa selama masa kritis Harsas, PDIP merasa kehilangan sosok pemimpin.
Sebab, Harsas menurut Didik merupakan sosok yang bijaksana dalam memimpin. Sebagai seniornya, Harsas dianggap Didik sebagai sosok bapak bagi kader lainnya.
“Kan dulu beliau juga manan Ketua DPC PDIP (Kabupaten Malang). Selama menjabat beliau pemimpin yang baik dan selalu mengayomi. Seperti bapak bagi kader lainnya. Tentunya kami meminta doa masyarakat agar beliau cepat disembuhkan,” tutupnya.
Sebagai informasi, dengan keadaan Harsas yang kritis, sebelumnya diberitakan jabatannya sebagai Ketua Tim Pemenangan SanDi bakal diganti. Namun, hingga kini masih belum ada kabar siapa yang akan menggantikan posisi Harsas.
Sementara itu, Harsas dalam berita sebelumnya, dalam insiden kecelakaan itu Harsas tidak sendirian.
Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PDIP, Hariyanto dan kader PDIP Amari sebagai pengemudi adalah dua orang yang terlibat kecelakaan dengan Harsas.
Kecelakaan itu terjadi di Tol Ngawi – Solo sekitar pukul 04.00 Jumat (13/11) dini hari. Harsas dan Hariyanto waktu itu hendak menuju ke Yogyakarta untuk mendatangi agenda kunjungan kerja.
Namun, nahas diduga kurang konsentrasi Amari kehilangan kendali atas mobil Grand Livina bewarna putih dan menabrak truk Hino bermuatan asbes.
Alhasil, mobil Grand Livina itu ringsek di bagian depan. Sementara Hariyanto meninggal dunia, Harsas dan Amari mengalami luka di kepala.










Balas
Lihat komentar