KOTA BATU – Kunjungan Anda ke Eco Green Park rasanya kurang klop jika belum bertemu dengan salah satu ikon utama taman konservasi ini, yaitu ostrich alias burung unta.
Burung unta merupakan burung terbesar yang masih eksis di dunia. Dengan postur mencapai 2,5 meter (8 kaki), mereka dapat tumbuh seukuran orang dewasa.
Ostrich tidak dapat terbang dan termasuk dalam kumpulan primitif yang kurang dikenal, yaitu ratit (Palaeognaths).
Burung dengan nama latin Struthio camelus ini berasal dari daerah sabana dan bagian gurun Afrika di Utara dan Selatan zona hutan khatulistiwa.
Burung unta dibudidayakan di berbagai tempat di dunia untuk diambil bulunya sebagai hiasan. Kulitnya dipakai untuk menghasilkan bahan tekstil dan dagingnya dijual secara komersial.
Burung ini memiliki leher dan kaki yang panjang serta dapat berlari hingga kecepatan 70 km per jam, yang tercepat di antara burung besar lainnya.
Artifak yang ditemukan di Afrika Selatan, berupa hiasan dan tempat minum dari cangkang telur menandakan bahwa setidaknya manusia telah mengenal burung unta sejak 60 ribu tahun yang lalu.
Burung unta adalah hewan berdarah panas, mempunyai sayap dan tubuh yang diselubungi bulu. Bulu mereka tidak berfungsi sebagai kerajang udara, tetapi pernah populer sebagai hiasan topi wanita dan sebagainya. Paruhnya tidak bergigi dan lancip, serta memiliki telur terbesar dibanding spesies burung lainnya.










Balas